Bertemu Wali Kota Ramlan, Menko AHY Pastikan Dukungan Pusat untuk Revitalisasi Koridor Sudirman Bukittinggi

3 menit membaca
Jonni
Berita Terkini, News - 16 Jan 2026

JAKARTA –Dirgantaraku.com,-Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kominfra), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat realisasi program pengembangan perkotaan nasional yang terintegrasi di Kota Bukittinggi. Hal tersebut disampaikan Menko AHY saat menerima kunjungan kerja Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, di Kantor Kemenkominfra, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Dalam pertemuan strategis tersebut, Menko AHY menginstruksikan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk segera menindaklanjuti rencana implementasi Integrated City Planning (ICP) yang merupakan bagian dari proyek nasional National Urban Development Project (NUDP).

“Pemerintah mendorong penuh sinergi antara pusat dan daerah. Kami akan segera mengoordinasikan langkah-langkah teknis dengan Kementerian PU agar program pengembangan infrastruktur di Bukittinggi ini dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Menko AHY.

Bukittinggi Sebagai Pilot Project Nasional
Sebagai informasi, pada tahun 2025, Bukittinggi terpilih menjadi satu dari 10 kota percontohan NUDP di Indonesia. Program ini bertujuan menciptakan kota yang terintegrasi, sejahtera, dan layak huni melalui penataan infrastruktur yang berkelanjutan. Berdasarkan PP 13/2017 tentang RTRW Nasional, Bukittinggi memegang peran vital sebagai Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) dengan fokus pada pariwisata, perdagangan, dan industri.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengungkapkan rasa bangganya atas terpilihnya Bukittinggi dalam jajaran kota prioritas. Menurutnya, ini adalah momentum emas untuk meningkatkan kualitas ruang publik dan wajah kota.

“Ini kesempatan yang harus kita maksimalkan. Bukittinggi memiliki keunggulan pariwisata berbasis warisan budaya. Melalui ICP, penataan akan difokuskan pada kawasan ikonik seperti Jam Gadang, Pasar Atas, Pasar Bawah, hingga Lapangan Wirabraja,” jelas Ramlan.

Revitalisasi Koridor Ekonomi Kreatif
Rencana pengembangan yang telah disusun oleh Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PU pada 2025 lalu mencakup transformasi Kawasan Pasar Simpang Aur dan Koridor Jalan Sudirman. Kawasan ini diproyeksikan menjadi koridor ekonomi kreatif yang memadukan unsur seni, kuliner, dan ritel dalam ruang publik yang hidup.

Terkait pendanaan, Ramlan menjelaskan bahwa proyek skala besar ini mendapat dukungan dari pemerintah pusat dan Bank Dunia. BPIW Kementerian PU bertindak sebagai Executing Agency (EA) yang memastikan standar pembangunan terpenuhi.

“Tujuannya jelas, dengan wajah kota yang semakin cantik dan tertata, kunjungan wisatawan akan meningkat dan berdampak langsung pada penguatan ekonomi masyarakat. Karena ini program nasional, pembiayaannya didukung penuh oleh pusat bekerja sama dengan Bank Dunia,” tambahnya.

Langkah Strategis Selanjutnya
Menutup pertemuan tersebut, Menko AHY menjadwalkan rapat koordinasi dalam waktu dekat bersama Kementerian PU dan instansi terkait untuk mematangkan jadwal eksekusi di lapangan.

Turut hadir mendampingi Wali Kota dalam kunjungan tersebut, Kepala Bappelitbangda Bukittinggi Ade Mulyani, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Rahmat AE. Sinergi ini diharapkan menjadi titik awal transformasi Bukittinggi sebagai destinasi wisata kelas dunia yang tetap menjaga kelestarian budaya lokal.

  • Wartawan:
    Jonni

    No KTA 12.4/DGR/XI/2025
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *