SLB Negeri 1 Bukittinggi Harapkan Bantuan Pemerintah Dan Pihak Terkait Untuk Pembangunan Mushalla

3 menit membaca

Bukittinggi-Dirgantaraku.com,-Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Bukittinggi yang berlokasi di Kelurahan Manggis Ganting, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, terus menunjukkan transformasi yang signifikan di bawah naungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Sejak didirikan, sekolah ini telah mengalami kemajuan pesat, baik dari segi infrastruktur maupun capaian prestasi siswa. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan dana kementerian melalui program revitalisasi tahun 2025 serta sinergi dengan berbagai pihak terkait.

Meski telah berkembang pesat, SLB Negeri 1 Bukittinggi saat ini menghadapi kebutuhan mendesak akan sarana ibadah berupa Mushalla dan perbaikan infrastruktur penunjang lainnya. Selain Mushalla, pihak sekolah juga membutuhkan pembangunan pagar sekolah, tanggul pembatas (dam) dengan area Hotel Pusako, serta pengecoran halaman sekolah. Fasilitas ini dinilai krusial untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas siswa selama berada di lingkungan sekolah.

Kepala SLB Negeri 1 Bukittinggi, Erma, S.Pd., mengungkapkan bahwa ketiadaan Mushalla menjadi kendala utama mengingat sekolah menerapkan sistem full day school. Selain kurikulum reguler, sekolah ini juga mewajibkan program Tahfidz bagi para siswa. “Kami sangat berharap ada bantuan dari pemerintah maupun dana aspirasi anggota dewan untuk pembangunan Mushalla. Kasihan anak-anak kita, mereka sekolah sampai sore tapi belum ada tempat ibadah yang layak untuk sholat berjamaah,” ujar Erma.

Lebih lanjut, Erma menjelaskan bahwa pembekalan nilai agama sangat penting sebagai pondasi kemandirian siswa di masa depan, bersandingan dengan keterampilan vokasi. Saat ini, SLB Negeri 1 Bukittinggi memiliki program keterampilan yang variatif, mulai dari membatik, tata busana, pembuatan souvenir, tata boga, hingga penguasaan Teknologi Informasi (TI). Keterampilan ini dirancang agar setiap lulusan memiliki bekal mandiri yang kuat setelah menyelesaikan pendidikan.

Sektor ekstrakurikuler pun tidak kalah bersinar melalui sanggar seni “Limbago Papeh Sakato” yang membawahi seni lukis, tari, vokal, hingga Drum Band. Talenta para siswa telah diakui secara luas, terbukti dengan penampilan mereka di acara HUT Kota Bukittinggi baru-baru ini. Selama tujuh tahun kepemimpinan Erma, sekolah ini telah menorehkan segudang prestasi hingga ke tingkat nasional, membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk meraih kesuksesan.

Selain Mushalla, pengecoran halaman sekolah menjadi prioritas agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu saat cuaca buruk. Erma menekankan bahwa saat hujan turun, kondisi halaman yang tanah seringkali menjadi becek, sehingga menyulitkan akses bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Sarana dan prasarana yang lengkap diyakini akan menjadi kunci utama dalam mendukung keberhasilan setiap program mata pelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler yang dijalankan sekolah.

Harapan senada juga disampaikan oleh salah satu wali murid berinisial P (27). Ia sangat mendambakan kehadiran Mushalla agar putra-putrinya dapat belajar sholat berjamaah di lingkungan sekolah. “Kami sangat berharap pemerintah atau anggota dewan bersedia menganggarkan dana aspirasi untuk pembangunan ini. Kehadiran Mushalla sangat berarti bagi pembentukan karakter religius anak-anak kami,” ungkapnya dengan penuh harap.

  • Wartawan:
    Jonni

    No KTA 12.4/DGR/XI/2025
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *