
Arokandikir, 30 November 2025 – Sikap solidaritas dan kekompakan yang sangat tinggi diungkapkan oleh masyarakat Dusun Bareco, Jorong Arokandikir, Nagari Gadut. Mereka melaksanakan goro bersama untuk memperbaiki jalan kampung yang sudah rusak parah, dengan bantuan pembangunan murni berasal dari sumbangan dan swadaya masyrakat sendiri.
Wali Nagari Gadut, Edison menyampaikan:
“Saya sangat bangga melihat semangat gotong-royong yang ditunjukkan oleh warga Jorong Arokandikir. Kegiatan goro ini bukan hanya memperbaiki jalan, tapi juga membangun kebersamaan yang lebih kuat antar warga. Ini adalah contoh nyata bagaimana masyarakat yang bekerja sama bisa mengatasi masalah bersama tanpa harus menunggu bantuan dari luar. Saya harap semangat ini terus terjaga dan menyebar ke seluruh jorong di Nagari Gadut.”

Sementara itu, Jorong Arokandikir,Rori kurniawan.SE saat ditemui di lokasi goro juga mengungkapkan:
“Kami sangat senang melihat antusiasme warga yang luar biasa dalam mengikuti goro ini. Sebagai pengelola jorong, saya mengapresiasi kerja keras semua pihak – pemuda, pemudi, bundo kanduang, dan niniak mamak. Saya harap ke depannya, kita bisa lebih teratur dalam merencanakan kegiatan goro, termasuk memikirkan pemeliharaan jalan agar hasil kerja kita tetap awet dan bermanfaat bagi semua warga.”

Selain itu, salah satu warga berinisial Y (43 tahun) juga menyampaikan pendapatnya:
“Saya merasa senang dan bangga bisa berpartisipasi dalam goro ini. Jalan yang rusak dulu membuat kita sulit beraktivitas, terutama saat hujan. Sekarang kita semua bekerja sama, tidak peduli usia, untuk memperbaikinya. Ini bukti bahwa kalau warga bersatu, apa pun bisa dilakukan. Semoga jalan yang sudah diperbaiki ini bermanfaat bagi kita semua dan anak cucu kita nanti.”

Kekompakan masyarakat pemuda dan pemudi, serta dukungan penuh dari bundo kanduang dan niniak mamak, membuat antusias warga menjadi sangat ramai dalam melaksanakan goro. Ini adalah goro yang kedua kalinya diadakan; yang pertama berupa kegiatan pembersihan lingkungan, sedangkan yang kedua langsung masuk ke tahap pengerjaan yaitu pencoran jalan kampung.

Seperti tradisi yang selalu dilakukan, setiap kali ada goro, bundo kanduang akan mengantarkan sipaik tarado sebagai tanda doa dan semangat persatuan. Kegiatan ini diakhiri dengan makan bersama yang mempererat silaturahmi antar warga, membuktikan bahwa gotong-royong masih menjadi jiwa yang hidup dalam kehidupan masyarakat Nagari Gadut.

dirgantaraku.com | jamgadangnews.com | bukittinggi.top | redakta.xyz | sentral.cfd | bukittinggiku.my.id
Tidak ada komentar