MTQ Nasional ke-41 Tingkat Provinsi Sumatera Barat Resmi Dibuka di Bukittinggi, Jadi Cahaya Penenang Masyarakat Sumbar di Tengah Suasana Duka

2 menit membaca
Jonni
Berita Terkini, News - 14 Des 2025

Bukittinggi, 13 Desember 2025 –Dirgantaraku.com,-Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-41 Tingkat Provinsi Sumatera Barat secara resmi dibuka oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, di Lapangan Wirabraja, Sabtu (13/12). Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting: Anggota DPR RI Mulyadi dan Ade Rizki, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bukittinggi (selaku tuan rumah), para wali kota/wakil wali kota dari 19 kabupaten/kota se-Sumatera Barat, Ketua MUI Sumbar Buya Gusrizal, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh kafilah peserta.

Sebagai Ketua Panitia Pelaksana, Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis menjelaskan: Kota Bukittinggi dipercaya menjadi tuan rumah setelah penantian lebih dari 32 tahun, dan diikuti oleh 1.091 kafilah dari seluruh wilayah Sumatera Barat. MTQN ke-41 kali ini mengangkat tema “Bukittinggi Kota Perjuangan: Bumikan Al-Qur’an untuk Sumatera Barat Unggul Menuju Indonesia Emas”, yang menempatkan Al-Qur’an sebagai pedoman pembentukan generasi penerus yang beriman, berakhlak, dan ramah.
Pada pelaksanaannya, dipertandingkan 12 cabang lomba (dengan 35 golongan), tersebar di 16 venue yang disiapkan panitia. Penilaian dilakukan oleh 163 dewan hakim (dibagi ke 17 majelis), didukung oleh 32 panitera dan 42 tim teknologi informasi dewan hakim.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Mustafa, menekankan nilai historis dan strategis MTQ di Bukittinggi: sebagai momentum pemulihan masyarakat dan penguatan kecintaan terhadap Al-Qur’an, dengan harapan seluruh kafilah bertanding secara sportif.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menambahkan: pelaksanaan MTQ ini memiliki nuansa berbeda karena berlangsung di tengah suasana duka akibat bencana yang melanda Sumatera Barat. Ia berharap MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tapi nilai-nilai Islam yang diajarkan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari (lebih penting dari kemenangan semata).

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang menimpa Sumbar, dan menegaskan MTQN ke-41 sebagai cahaya dan penenang bagi masyarakat: bukan hanya seremonial, tapi gerakan peradaban untuk membumikan Al-Qur’an, menguatkan akhlak masyarakat, dan membentuk karakter generasi muda Sumbar yang religius. Ia juga mengapresiasi upaya Pemko Bukittinggi yang memberikan hasil maksimal dalam penyelenggaraan, dengan harapan:

1. MTQ melahirkan generasi Qurani yang berakhlak baik
2. Kompetisi berjalan jujur dan sportif
3. Memperkuat tali silaturrahmi antar wilayah Sumbar
4. Menghasilkan qori/qoriah terbaik untuk mewakili Sumbar di tingkat nasional
5. Menjadi momentum untuk Sumbar bangkit dari bencana

  • Wartawan:
    Jonni

    No KTA 12.4/DGR/XI/2025
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *