
Bukittinggi – Dirgantaraku. com, -Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Provinsi Sumatera Barat dari partai (Nasdem) Daerah Pemilihan Dapil Sumbar III, Asril.SE, menggelar kegiatan reses perorangan di RT 02/RW 01 Kelurahan Kayu Kubu, Kecamatan Guguak Panjang, Bukittinggi. Kegiatan reses yang merupakan bagian dari tugas dan fungsi anggota dewan provinsi ini bertujuan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendengar aspirasi langsung warga, sekaligus menjembatani komunikasi antara pemerintah daerah provinsi dengan lapisan masyarakat di tingkat kelurahan
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua DPRD Bukittinggi Zulham Nova Candra, Camat Guguak Panjang Siti Maria, Lurah Kayu Kubu, Ketua Lembaga Permusyawaratan Masyarakat (LPM) Niniak Mamak Bundo Kanduang, serta sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan organisasi kemasyarakatan di wilayah Kecamatan Guguak Panjang. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan dukungan bersama dalam mewujudkan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam kata sambutannya, Camat Guguak Panjang Siti Maria menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih atas pelaksanaan reses perorangan ini. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat berharga karena memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan pokok pikiran serta permasalahan yang dihadapi langsung kepada anggota DPRD Provinsi. “Kami sebagai pemerintah kecamatan sangat mendukung inisiatif ini, karena dengan demikian permasalahan di tingkat bawah dapat teridentifikasi dan menjadi perhatian kebijakan di tingkat provinsi,” tambahnya.

Wakil ketua DPRD Bukittinggi zulham Nova Candra juga mengajak warga kelurahan kayu kubu untuk menjadikan momentum reses ini agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya kepada anggota dewan provinsi sehingga apa yang selama ini menjadi harapan dan impian masyarakat bisa terkabulkan dan besar harapan kita semua pokok pikiran itu bisa terealisasikan
Sementara itu, Asril.SE menjelaskan bahwa kegiatan reses ini merupakan implementasi dari fungsi legislatif, anggaran, dan pengawasan yang harus diwujudkan dengan mendekati masyarakat secara langsung. “Salah satu prioritas utama adalah silaturahmi dan mendengar aspirasi, keinginan, serta harapan warga. Tahun 2024 kami banyak mendapat dukungan dari wartawan yang membantu menyampaikan suara masyarakat, sehingga menjadi kewajiban kami untuk hadir langsung di tengah mereka untuk mendapatkan informasi secara akurat dan pertama tangan,” ucapnya.

Sebagai anggota dewan provinsi, Asril juga menyampaikan bahwa ia telah menetapkan target untuk melakukan kunjungan langsung ke masyarakat minimal tiga kali dalam setahun di berbagai wilayah yang termasuk dalam Dapil Sumbar III. “Hari ini kami mulai dengan sekitar 450 orang peserta yang datang dari berbagai RT di Kelurahan Kayu Kubu, namun target kami mencapai 900 orang hingga mencakup seluruh RT dan RW di wilayah Kecamatan Guguak Panjang. Saya berharap kerja sama dengan Camat, Lurah dan seluruh stakeholder tidak akan sia-sia, sehingga program yang dibangun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Asril juga mengakui bahwa banyak masyarakat memiliki ide kreatif dan keinginan yang kuat untuk mengembangkan potensi wilayahnya, namun terkendala karena kurangnya pengetahuan mengenai cara menyusun proposal program maupun mengurus proses legalitas yang diperlukan. “Oleh karena itu, kami siap memberikan bantuan teknis dan panduan secara bertahap. Selain itu, kami juga akan menyebarkan informasi mengenai mekanisme pengajuan program pembangunan yang dapat diakses oleh masyarakat,” jelasnya.

“Dukungan dari pemerintah provinsi melalui berbagai dinas terkait akan kami dorong untuk turut mendampingi masyarakat dalam mewujudkan ide-ide mereka. Selama sesuai dengan visi misi Gubernur Sumatera Barat dan juga selaras dengan program pembangunan Walikota Bukittinggi, kami akan berusaha sebaik mungkin untuk mengawal hingga program tersebut dapat terealisasi dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
Adapun permasalahan yang di anggap urgent oleh warga adalah pembangunan turap yang selalu diharapkan masyarakat,karena posisinya tanah ditepi ngarai, hampir setiap tahun terjadinya erosi,kita upaya hentikan,jadi jangan sampai berdampak terhadap rumah rumah masyarakat kita disini juga masyarakat kayu kubu juga membutuhkan alsintan dimana masyarakat saat ini masih mengolah lahan pertanian secara manual sehingga hasilnya pun belum sesuai dengan yang di harapkan imbuhnya.
Terkait potensi yang ada disini,kita akan mencoba berdiskusi dengan masyarakat,apa potensi yang akan kita kembangkan, setiap daerah ada potensi, meskipun wilayahnya sempit,tentu ada juga potensi yang bisa dikembangkan “, tuturnya.
Seluruh usulan dari aspirasi masyarakat kelurahan kayu kubu yang hadir hari ini dicatat dan ditampung Asril SE untuk ditindaklanjuti sesuai skala prioritasnya.

dirgantaraku.com | jamgadangnews.com | bukittinggi.top | redakta.xyz | sentral.cfd | bukittinggiku.my.id
Tidak ada komentar