Dinsos Sumbar Bersama Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) & AJR TV Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Korban Banjir Longsor di Kecamatan Nan Sabaris

2 menit membaca
Jonni
Berita Terkini, News - 15 Des 2025

Padang, 13-12-2025,Dirgantaraku.com,-Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat (Dinsos Sumbar) bergerak cepat menangani dampak bencana banjir longsor yang telah melanda beberapa kabupaten di Sumbar selama hampir tiga pekan, termasuk Kabupaten Agam, Tanah Datar, Padang Panjang, Solok, dan Kabupaten Padang Pariaman.

Kepala Dinsos Sumbar, Syaifulah, menyatakan melalui kontak telepon kepada awak media KJI dan AJR TV bahwa semua wilayah terdampak termasuk setiap jorong mendapatkan perhatian penuh. Ia juga menekankan bahwa bencana ini bukan azab, melainkan peringatan untuk selalu ingat kepada Sang Maha Pencipta.

Malam hari yang sama, Dinsos Sumbar menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman (9 nagari terdampak). Bantuan yang diberikan mencakup mie instan, perlengkapan bayi, baju siap pakai, dan makanan ringan; untuk mendukung masyarakat yang kehilangan kebun, sawah, ternak, dan rumah akibat air bah.

Sebelumnya, sekitar pukul 9 malam, tim KJI/AJR TV mengunjungi kantor Dinsos Sumbar untuk melaporkan kondisi darurat di Nan Sabaris,korban membutuhkan tikar, kasur, selimut, dan makanan bayi. Dinsos Sumbar segera melakukan pendataan kebutuhan korban, dengan membedakan definisi korban bencana (rumah, sawah, ternak yang hancur akibat air bah) dan terdampak bencana (masyarakat yang kesulitan berjualan, tidak punya air bersih, atau kehilangan akses ke lahan usaha).

Pada hari yang sama, 11 anggota KJI dan tim AJR TV bekerja sama dengan Dinsos Sumbar untuk menyalurkan bantuan langsung ke titik terdampak di Nan Sabaris. Perwakilan tim AJR TV, Yefriando dan David, menyatakan bahwa kolaborasi ini adalah bentuk kepedulian insan pers: selain mengkritik, juga memberikan solusi nyata untuk masyarakat terdampak.

Kolaborasi antara Dinsos Sumbar, KJI, dan AJR TV menjadi bukti sinergi yang efektif dalam menangani bencana: komunikasi cepat antara media (yang mendapatkan informasi langsung dari lapangan) dan instansi (yang dapat menyediakan bantuan sesuai kebutuhan) membantu mempercepat penanganan korban.

  • Wartawan:
    Jonni

    No KTA 12.4/DGR/XI/2025
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *