KEBAHAGIAN RAMADHAN MELINTASI BATAS NEGARA, WARGA BINAAN MALAYSIA DI LAPAS KLS IIA BUKITTINGGI MERASAKAN RASA KEBERSAMAAN

4 menit membaca
Jonni
Berita Terkini, News - 13 Mar 2026

Bukittinggi-Dirgantaraku.com,-Momentum kebahagiaan di bulan Ramadhan, yang dikenal sebagai bulan penuh berkah dan pengampunan, benar-benar dapat dirasakan oleh umat Muslim di manapun berada di dunia ini. Pesan damai dan kebaikan yang dibawa oleh bulan suci ini tidak mengenal batas wilayah, termasuk bagi warga binaan yang sedang menjalani masa pembinaan di lembaga pemasyarakatan. Hal ini juga terasa nyata di Lapas Kelas IIA Bukittinggi, di mana suasana kemurahan hati dan kebersamaan meresap dalam setiap sudut lingkungan pemasyarakatan pada penghujung bulan Ramadhan tahun ini.

Di antara sekian banyak warga binaan yang merasakan kebahagiaan tersebut, ada seorang warga binaan asal Malaysia Pc(57). Meskipun berasal dari negara yang berbeda dengan tanah air tempat ia menjalani pembinaan, rasa bahagia dalam bulan Ramadhan tidak sedikitpun berkurang baginya. Tak hanya karena keberadaan bulan suci itu sendiri, melainkan karena pada momen spesial ini, Pc mendapatkan kesempatan yang sangat berharga untuk menerima kunjungan serta acara buka bersama yang penuh makna.

Dalam acara buka bersama tersebut, hadir pula beberapa tamu kehormatan yang memberikan sentuhan khusus bagi momen tersebut. Antara lain adalah rekan-rekan media serta seorang seniman pencipta lagu Minang yang telah banyak menghasilkan karya seni berkualitas. Seniman tersebut adalah sosok yang telah menciptakan lagu populer salah satunya”Maulang Sayang” yang dinyanyikan oleh penyanyi Minang ternama Rayola. Selain seniman, kehadiran Amde Apri Nasution atau yang akrab disapa Aan Cowboy juga menjadi sorotan, karena ia dikenal sebagai seorang donatur yang konsisten menyalurkan bantuan untuk berbagai kegiatan sosial di masyarakat.

Amde Apre Nasution sendiri telah lama aktif dalam dunia sosial, salah satu organisasi sosial yang sering menjadi tujuan bantuan beliau adalah LAKATAS. Selain itu, bantuan juga selalu diberikan untuk mendukung aktivitas pesantren, membantu fakir miskin, serta memberikan perhatian khusus kepada anak yatim piatu. Kedatangannya bersama rombongan bukan hanya membawa makanan untuk buka bersama, melainkan juga membawa kehangatan hati yang membuat suasana di Lapas Bukittinggi semakin hangat dan penuh makna.

Kebahagiaan yang tulus terlihat jelas di wajah Pc saat bertemu dengan rombongan tersebut. Meskipun mereka bukanlah saudara darah dan bahkan berasal dari negara yang berbeda, tali persaudaraan yang telah lama terjalin antara mereka membuat rasa jarak seolah tidak pernah ada. Kesempatan buka bersama tersebut juga dimanfaatkan secara maksimal dengan melaksanakan shalat berjamaah di mushala yang ada di dalam lingkungan Lapas Kelas IIA Bukittinggi, memperkuat makna spiritual dalam momen kebersamaan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Pc mengucapkan rasa terima kasih yang mendalam. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa merasakan kebahagiaan Ramadhan seperti ini meskipun jauh dari keluarga dan tanah air. Terima kasih kepada rekan-rekan media, seniman yang telah datang, juga kepada Aan Cowboy yang selalu mengingatkan saya bahwa saya tidak sendirian. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kalapas Bukittinggi dan seluruh jajaran yang telah memberikan fasilitas agar kami bisa bertemu, berbuka bersama, dan beribadah dengan khusyuk. Semoga berkah Ramadhan menyertai kita semua dan doa kita diterima oleh Allah SWT,” ucap Pc dengan suara penuh emosi.

Sementara itu, Amde Apre Nasution juga menyampaikan pesan serta harapannya kepada seluruh warga binaan Lapas Bukittinggi. “Bulan Ramadhan adalah waktu untuk bertobat dan memperbaiki diri. Kami datang bukan hanya untuk berbagi makanan, melainkan untuk mengingatkan bahwa masyarakat luar tidak pernah melupakan saudara-saudara di sini. “Saudara tak mesti sedarah’sedarah” itulah prinsip yang saya pegang teguh. Hubungan yang kami jalin dengan Pc dan seluruh warga binaan di sini adalah bukti bahwa tali persaudaraan bisa terjalin melalui rasa peduli dan kasih sayang yang tulus. Semoga momen kebersamaan ini bisa menjadi energi positif bagi seluruh warga binaan untuk terus memperbaiki diri, kembali menjadi insan yang bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat. Bantuan yang kami berikan adalah bentuk kecil dari rasa peduli, dan kami akan terus berusaha membantu dalam kapasitas kami untuk mendukung proses pembinaan di sini. Semoga Allah SWT meridhoi semua usaha kita,” tutur Amde yang penuh makna.

  • Wartawan:
    Jonni
    No KTA 12.4/DGR/XI/2025
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *