
Bukittinggi —Dirgantaraku
.com,-Kepedulian terhadap korban bencana galodo di Kabupaten Agam terus berdatangan. Kali ini, Yayasan As-Shofa Pekanbaru bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi, untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan yang dihimpun dari sekitar 1.500 siswa (dari jenjang taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas) yang tergabung dalam yayasan tersebut.
Puluhan paket bantuan ini sedang disiapkan di Markas PMI Kota Bukittinggi. Ketua Yayasan As-Shofa, Novizar Zen, menjelaskan bahwa proses pengepakan bantuan dilakukan pada Jumat (12/12/2025), dan seluruh paket dijadwalkan akan diberangkatkan ke lokasi terdampak pada malam hari yang sama.
“Bantuan ini berasal dari kepedulian anak-anak Yayasan As-Shofa. Semoga apa yang kami berikan dapat memberikan manfaat dan menjadi penguat bagi saudara-saudara kita yang terdampak galodo,” ujar Novizar Zen.
Bantuan yang disiapkan meliputi kompor gas lengkap dengan tabung, magic com, dan 78 paket sembako, yang akan disalurkan langsung ke warga terdampak di Kabupaten Agam — untuk memenuhi kebutuhan dasar dan meringankan beban pemulihan awal mereka.
Ketua PMI Kota Bukittinggi, H. Chairunnas, mengapresiasi langkah Yayasan As-Shofa: selain membantu secara materi, aksi ini juga menanamkan nilai kemanusiaan sejak usia dini kepada para siswa. Menurutnya, keterlibatan siswa dalam aksi sosial seperti ini merupakan contoh positif bagi dunia pendidikan.
“PMI Bukittinggi siap memfasilitasi dan memastikan seluruh bantuan sampai tepat kepada warga yang membutuhkan,” ujar H. Chairunnas.
PMI Kota Bukittinggi memastikan seluruh bantuan akan tiba di lokasi terdampak Kabupaten Agam pada malam hari

dirgantaraku.com | jamgadangnews.com | bukittinggi.top | redakta.xyz | sentral.cfd | bukittinggiku.my.id
Tidak ada komentar