Koperasi Merah Putih Bukittinggi Genjot Kompetensi Pengurus Lewat Pelatihan Intensif

2 menit membaca
Jonni
Berita Terkini, News - 17 Nov 2025

Bukittinggi- Dirgantaraku.com,-Pemerintah Kota Bukittinggi menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan koperasi melalui Pelatihan Perkoperasian Bagi Koperasi Merah Putih Angkatan II. Acara yang dibuka oleh Staf Ahli bidang Politik dan Pemerintahan, Drs. Emil Achir, berlangsung di Hotel Pusako mulai 17 hingga 19 November 2025.

Pelatihan ini diikuti oleh 40 peserta yang merupakan pengurus, pengawas, dan tim pendamping Koperasi Merah Putih dari berbagai kelurahan di Bukittinggi. Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kota Bukittinggi, Yopi Zulfikar, serta Kabid Koperasi Kota Bukittinggi, Sesri.

Narasumber yang kompeten di bidangnya turut dihadirkan, antara lain Analis Kebijakan Ahli Muda Dinas Koperasi & UMKM Sumbar, Triana Yofiani, dan Personal Bisnis Assistance Kemenkop RI Perwakilan Sumbar, Yulwida Rahmayeni, SE.MM.

Fokus utama dari pelatihan ini adalah peningkatan kompetensi pengurus koperasi, penguatan digitalisasi e-commerce dalam pengelolaan kelembagaan, membangun jaringan komunikasi yang efektif, serta memastikan transparansi pengelolaan keuangan yang tercermin dalam setiap Rapat Anggota.

Drs. Emil Achir dalam sambutannya menekankan pentingnya semangat juang yang didukung oleh pengetahuan dan kompetensi bagi Koperasi Merah Putih Kelurahan. “Koperasi Merah Putih Kelurahan, selain didukung kompetensi, juga harus memiliki daya juang dan semangat juang yang didukung pengetahuan dan kompetensi,” tegasnya.

Emil juga menambahkan bahwa Koperasi Merah Putih memiliki tanggung jawab besar dalam pengawasan dan pengelolaan, serta diharapkan dapat tumbuh dan berkembang dengan semangat juang yang tinggi.

Yulwida Rahmayeni, SE.MM, selaku Personal Bisnis Assistance Kemenkop RI, menjelaskan bahwa dari 24 koperasi di seluruh kelurahan Kota Bukittinggi, baru 16 yang memiliki administrasi lengkap. “Kami bertugas menyempurnakan administrasi tersebut dan mendampingi dalam perencanaan bisnis untuk mengembangkan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) ke depannya,” ujarnya.

Tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah bagaimana Koperasi Merah Putih dapat mendorong peningkatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan dan memenuhi kebutuhan masyarakat dengan strategi pasar yang tepat.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan Koperasi Merah Putih di Bukittinggi dapat semakin sukses dan memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

  • Wartawan:
    Jonni

    No KTA 12.4/DGR/XI/2025
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *