
Dirgantaraku. com, -Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bukittinggi terus berkontribusi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, yang dipelopori oleh Presiden Prabowo Subianto. Salah satu upaya inovatif yang dilakukan adalah membina warga binaan untuk menanam sayur mayur, ubi, dan singkong di lahan yang tersedia di lingkungan lapas.
Melalui program pertanian ini, warga binaan tidak hanya berkontribusi pada pasokan pangan lokal tetapi juga mendapatkan pelatihan dan peningkatan keterampilan di bidang pertanian. Hal ini bertujuan untuk memberikan bekal yang berharga bagi masa depan mereka setelah menyelesaikan masa tahanan.
Selain aktivitas pertanian, warga binaan juga dibekali keterampilan pembuatan sandal hotel dan berbagai kerajinan. Produk-produk tersebut kemudian dipasarkan di lingkungan lapas serta hotel-hotel yang ada di Bukittinggi, menciptakan jalur pemasaran yang terarah.
Nanang Rukmana, A.Md.IP, S.Sos, Kalapas Kelas IIA Bukittinggi, menyampaikan komitmen lembaga untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. “Kami berharap program ini dapat membantu meningkatkan keterampilan warga binaan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga binaan pasca-lepas. Dengan keterampilan yang dimiliki, mereka dapat memulai usaha mandiri dan meningkatkan taraf hidup keluarga. Kolaborasi dengan hotel di Bukittinggi juga membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mendukung produk lokal.
Upaya Lapas Kelas IIA Bukittinggi sejalan dengan gerakan ketahanan pangan yang juga dilakukan oleh Polresta Bukittinggi melalui panen raya jagung. Lembaga ini akan terus mengembangkan program-program bermanfaat untuk kesejahteraan warga binaan dan masyarakat luas.

dirgantaraku.com | jamgadangnews.com | bukittinggi.top | redakta.xyz | sentral.cfd | bukittinggiku.my.id
Tidak ada komentar