Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti Gelar Pembinaan Kerohanian Islam Bagi Warga Binaan Perempuan

2 menit membaca
Jonni
Berita Terkini, News - 26 Feb 2026

Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti konsisten menjalankan komitmennya dalam memberikan pembinaan kepribadian yang menyeluruh, khususnya bagi warga binaan perempuan, melalui serangkaian kegiatan kerohanian Islam yang diselenggarakan secara berkala dan terencana.

Kegiatan pembinaan ini dirancang sebagai bagian dari upaya penguatan aspek mental dan spiritual, dengan tujuan utama membangun akhlak yang mulia serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT bagi setiap warga binaan.

Berbagai rangkaian aktivitas menjadi isi dari pembinaan rohani tersebut, di antaranya pembacaan Al-Qur’an bersama, sesi tausiyah yang mendalam, serta kajian keislaman yang fokus membahas tema-tema penting seperti akhlak mulia, kesabaran dalam menghadapi cobaan, makna taubat yang tulus, dan motivasi untuk terus memperbaiki diri.

Warga binaan perempuan mengikuti setiap kegiatan dengan sikap penuh khidmat dan antusias tinggi, menyadari bahwa hal ini merupakan bagian tak terpisahkan dari proses pembinaan selama mereka menjalani masa pidana di lingkungan lapas.

Ketika dihubungi melalui telepon selular, Kalapas Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, Herdianto, menyampaikan pandangan penting terkait program ini. “Pembinaan kerohanian menjadi pondasi utama dalam membangun kesadaran diri pada setiap warga binaan. Dengan penguatan spiritual yang tepat, kami berharap mereka mampu melakukan perbaikan diri secara menyeluruh dan memiliki bekal moral yang kokoh ketika nantinya kembali untuk berkontribusi di tengah masyarakat,” ujarnya.

Selain menguatkan sisi batin warga binaan, kegiatan ini juga memiliki tujuan untuk menciptakan suasana di lingkungan lapas yang kondusif, penuh nilai religius, serta menjadi ruang yang memberikan semangat bagi setiap individu untuk berubah menjadi lebih baik.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan dan terintegrasi, Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya memperhatikan aspek fisik dan pengembangan keterampilan warga binaan, tetapi juga memberikan perhatian serius terhadap pembangunan sisi mental dan spiritual mereka.

  • Wartawan:
    Jonni

    No KTA 12.4/DGR/XI/2025
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *