
Agam, Bareco -Dirgantaku.com, –
Menjelang memasuki bulan suci Ramadan, masyarakat Nagari Gadut Jorong Arokandikir , Dusun Bareco, menunjukkan semangat gotong royong yang tinggi dengan melaksanakan goro (kerja bakti) bersama. Kondisi jalan di dusun ini memang memprihatinkan, dengan akses utama yang berupa cor beton sudah rusak parah, menghambat mobilitas warga.
Berkat kekompakan dan kebersamaan warga Jorong Arokandikir, khususnya Dusun Bareco, inisiatif goro pun digagas. Dana yang digunakan murni berasal dari sumbangan masyarakat yang peduli terhadap kondisi infrastruktur di wilayah mereka. Arianto, seorang tokoh pemuda setempat, mengungkapkan bahwa semangat gotong royong ini muncul karena kesadaran akan kondisi jalan di Dusun Bareco yang tertinggal dibandingkan dusun lain. “Semua sumbangan untuk jalan ini murni dari masyarakat yang peduli. Kami tergerak untuk membantu dengan dana dan tenaga,” ujarnya.

Kegiatan yang melibatkan pemuda dan pemudi ini mendapat sambutan luar biasa dari pemerintah Nagari dan Jorong Arokandikir. Meskipun cuaca kurang mendukung dengan hujan yang mengguyur, semangat masyarakat Dusun Bareco tidak surut. Mereka tetap antusias memperbaiki jalan yang rusak demi kelancaran aktivitas sehari-hari.
Acara goro ini ditutup dengan tradisi makan bersama atau “sipat tarado”, yang merupakan kebiasaan di Nagari Gadut setiap kali ada kegiatan gotong royong. Para ibu-ibu dengan sukarela mengantarkan makanan untuk dinikmati bersama setelah bekerja keras.

Namun, di balik semangat gotong royong ini, terselip harapan akan perhatian pemerintah. Salah seorang warga, T (55), mengungkapkan, “Kami berharap adanya perhatian pemerintah kepada daerah kami. Selama ini, untuk perbaikan jalan, kami hanya mengandalkan bantuan dari masyarakat setempat. Belum pernah tersentuh bantuan dari pemerintah ataupun anggota dewan, baik dari provinsi maupun dari daerah.”

dirgantaraku.com | jamgadangnews.com | bukittinggi.top | redakta.xyz | sentral.cfd | bukittinggiku.my.id
Tidak ada komentar