PERGURUAN SILAT TAMENG JAGAD: GELAR LATIHAN BERSAMA LIMA PERGURUAN DI BUKITTINGGI-AGAM KUMPUL DI MAGEK KAPECONG

4 menit membaca
Jonni
Berita Terkini, News - 08 Feb 2026

AGAM –Dirgantaraku.com,-08 FEBRUARI 2026 – Perguruan Silat Tameng Jagad menggelar kegiatan latihan bersama yang diikuti oleh lima perguruan besar dari wilayah Bukittinggi dan Kabupaten Agam. Acara yang berlangsung di objek wisata Magek Kapecong ini dihadiri oleh Perguruan PPS Tameng Jagad, PPS PSTD, PPS Luak Batuah, PPS Alang Singgalang, dan PPS Mandala Sumua, dengan jumlah pesilat yang berkumpul mencapai kurang lebih 300 orang dari berbagai usia.

Objek wisata Magek Kapecong yang terletak di Kecamatan Kamang Magek menjadi tempat pilihan untuk kegiatan ini, bukan tanpa alasan. Tempat yang dikenal dengan pemandangan alam yang indah, hamparan pepohonan rindang, dan area terbuka yang luas tidak hanya menyediakan ruang yang nyaman untuk berlatih, tetapi juga menjadi ajang untuk memperkenalkan keindahan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Agam kepada para pesilat dan masyarakat luas. Keberadaan objek wisata ini diharapkan dapat semakin dikenal sebagai lokasi yang cocok untuk kegiatan olahraga, pendidikan karakter, maupun rekreasi keluarga.

Latihan bersama yang diadakan di alam terbuka ini tidak hanya bertujuan untuk menempa fisik dan mental para pesilat. Selain itu, kegiatan ini juga bermaksud untuk mengenalkan nilai-nilai budaya silat sebagai warisan leluhur kepada generasi muda, meningkatkan kemampuan teknis dan taktis melalui pertukaran pengalaman antar perguruan, serta menjadikan olahraga silat sebagai sarana untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Adanya suasana alam terbuka juga dipercaya dapat memberikan dampak positif pada konsentrasi dan semangat berlatih para pesilat.

H.Roni pelatih silat dari Perguruan Alang Singgalang menyampaikan tanggapan mengenai kegiatan ini. “Kami berharap latihan bersama ini bisa rutin digelar setiap beberapa bulan sekali. Selain untuk mempererat tali silahturahmi persaudaraan antara perguruan, kami juga ingin para pesilat bisa saling berbagi ilmu dan pengalaman yang mereka miliki. Setiap perguruan memiliki keunggulan dan ciri khas masing-masing, sehingga dengan kegiatan seperti ini, kita bisa saling belajar dan meningkatkan kualitas diri bersama,” ujar Roni. Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antar perguruan diharapkan dapat memperkuat peran silat dalam membangun karakter bangsa dan menjaga keharmonisan antar masyarakat.

Edi Novel pelatih silat PSTD menyampaikan pandangannya terkait acara ini. “Kami melihat bahwa kegiatan latihan bersama di luar area latihan biasa memberikan kesan yang berbeda bagi para pesilat. Mereka tampak lebih antusias dan semangat tinggi karena bisa berlatih sambil menikmati keindahan alam. Selain itu, kami juga berharap melalui kegiatan ini, masyarakat lebih mengenal bahwa silat bukan hanya tentang pertarungan, tetapi juga tentang pendidikan moral, disiplin, dan kerja sama tim,”. Ia juga mengungkapkan harapannya agar kedepannya dapat ada lebih banyak perguruan silat dari daerah lain yang bergabung dalam kegiatan serupa.

Yandri pelatih utama dari Perguruan Tameng Jagad, menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam sekaligus menggambarkan harapan besar untuk perkembangan silat di daerah ini. “Pada hari yang penuh berkah ini, saya dengan hati yang tulus mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah membuat acara latihan silat gabungan ini menjadi kenyataan,” ucap Yandri dengan suara yang penuh semangat. “Terima kasih kepada para pelatih dari lima perguruan yang telah memberikan dedikasi dan ilmu mereka, kepada lebih dari 300 pesilat yang telah datang dengan antusiasme tinggi dari berbagai usia, serta kepada pemerintah lokal Kecamatan Kamang Magek yang telah memberikan dukungan penuh mulai dari izin pelaksanaan hingga fasilitas pendukung. Tidak lupa, kami juga berterima kasih kepada pengelola objek wisata Magek Kapecong yang telah menyambut kami dengan hangat dan menyediakan tempat yang luar biasa untuk berlatih sambil menikmati keindahan alam Sumatera Barat.”

Ia melanjutkan dengan mengemukakan harapan untuk masa depan, “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi momen satu kali, tetapi dapat menjadi tonggak awal untuk kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan. Kedepannya, kami ingin mengembangkan program latihan bersama secara berkala dan bertekad untuk membangun jaringan kerja sama dengan perguruan silat dari seluruh Sumatera Barat dan bahkan Indonesia, serta bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mengembangkan silat sebagai salah satu unggulan dalam program pendidikan karakter dan pariwisata budaya Kabupaten Agam. Semoga silat sebagai jiwa bangsa dapat terus berkembang dan menjadi sumber kebanggaan bagi generasi muda Indonesia,” tutup Yandri dengan penuh semangat.

Para pesilat yang mengikuti kegiatan ini menyampaikan rasa senang dan antusiasme yang tinggi. Banyak di antaranya yang menyatakan bahwa mereka mendapatkan pengalaman baru dan ilmu baru dari teman-teman pesilat dari perguruan lain. Selain berlatih teknik dasar dan kombinasi gerakan silat, mereka juga mengikuti sesi pembinaan karakter yang dipandu oleh para pelatih dari masing-masing perguruan. Beberapa pesilat muda bahkan menyebutkan bahwa mereka semakin bangga dengan budaya silat Indonesia.

Setelah seluruh rangkaian latihan dan sesi pembinaan selesai berlangsung, suasana acara menjadi lebih riang dan akrab. Anak-anak pesilat sekaligus dapat menikmati keindahan objek wisata Magek Kapecong dengan bermain ria di area terbuka serta berenang di kolam yang tersedia, sambil menikmati udara segar dan pemandangan alam yang memukau. Sementara itu, para pelatih dari berbagai perguruan silat juga mengadakan pertandingan bola kaki kecil (futsal) yang penuh semangat. Acara ini menjadi bukti nyata akan kedekatan dan keakraban yang terjalin erat antar perguruan, memperkuat tali persaudaraan yang telah dibangun melalui olahraga silat.

  • Wartawan:
    Jonni

    No KTA 12.4/DGR/XI/2025
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *