Semarak Ramadhan 1447 H di Lapas Kelas IIA Bukittinggi: Lomba Tahfidz dan Adzan Perkuat Iman Warga Binaan

2 menit membaca
Jonni
Berita Terkini, News - 10 Mar 2026

Bukittinggi, 9 Maret 2026 —Dirgantaraku.com,-Suasana penuh keberkahan menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Bukittinggi seiring dengan datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Untuk memeriahkan bulan penuh rahmat ini, Lapas Kelas IIA Bukittinggi secara khusus menyelenggarakan kegiatan lomba Tahfidz Al-Qur’an dan lomba Adzan selama dua hari berturut-turut, bertempat di Aula Lapas Kelas IIA Bukittinggi.

Kegiatan bernilai religius ini secara resmi dibuka oleh Kepala Lapas Kelas IIA Bukittinggi, Bapak Nanang Rukmana. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa inisiatif ini bukan sekadar perlombaan, melainkan bagian integral dari program pembinaan keagamaan yang berkelanjutan bagi seluruh warga binaan. Lebih dari itu, momentum Ramadhan ini diharapkan dapat menjadi pendorong utama dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan mereka di tengah keterbatasan.

“Hari ini kita bersama-sama melaksanakan lomba Tahfidz Al-Qur’an, dan besok, insya Allah, akan dilanjutkan dengan lomba Adzan,” ujar Nanang Rukmana dengan penuh semangat saat membuka kegiatan. Beliau menambahkan, “Semoga melalui kegiatan yang mulia ini, kecintaan warga binaan terhadap Al-Qur’an dapat semakin tumbuh subur, serta memperkuat nilai-nilai spiritual dan mentalitas positif dalam diri mereka.”

Pada hari pertama, Senin (9/3), Lapas Kelas IIA Bukittinggi menjadi saksi bisu dari antusiasme para peserta lomba Tahfidz Al-Qur’an. Sejumlah warga binaan dengan bangga menampilkan hafalan ayat-ayat suci Al-Qur’an mereka di hadapan dewan juri yang hadir. Momen ini menjadi bukti nyata komitmen mereka dalam mendekatkan diri kepada ajaran agama.

Melanjutkan semangat keagamaan, pada hari kedua, Selasa (10/3), agenda akan beralih pada pelaksanaan lomba Adzan. Perlombaan ini juga diikuti oleh sejumlah warga binaan yang memiliki kemampuan dalam melantunkan adzan. Para peserta akan dinilai secara cermat berdasarkan beberapa kriteria utama, meliputi keindahan suara, ketepatan lafadz, serta penghayatan yang mendalam saat mengumandangkan panggilan sholat.

Seluruh rangkaian kegiatan lomba ini berlangsung dengan penuh khidmat dan memicu antusiasme yang luar biasa dari warga binaan dan petugas Lapas. Semangat kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah begitu terasa, menciptakan atmosfer positif yang sangat mendukung tujuan pembinaan.

Besar harapan bahwa melalui kegiatan seperti ini, program pembinaan kerohanian di Lapas Kelas IIA Bukittinggi dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif yang signifikan. Diharapkan pula bahwa upaya-upaya ini akan turut serta dalam membentuk pribadi warga binaan yang lebih baik, memiliki integritas moral, serta siap kembali berkontribusi positif bagi masyarakat setelah masa pembinaan mereka berakhir.(Amde.AN)

  • Wartawan:
    Jonni
    No KTA 12.4/DGR/XI/2025
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *