TINGKATKAN PEMAHAMAN TUGAS DAN FUNGSI BIMASWAT, LAPAS BUKITTINGGI BERIKAN PENGARAHAN LANGSUNG KEPADA WARGA BINAAN

3 menit membaca
Jonni
Berita Terkini, News - 27 Mar 2026

Bukittinggi –Dirgantaraku.com,-Dalam upaya memperjelas peran lembaga dan meningkatkan kualitas proses pembinaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bukittinggi melalui Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimaswat) melaksanakan kegiatan pengarahan kepada warga binaan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 26 Maret 2026, bertempat di Aula Imam Bonjol Lapas Kelas IIA Bukittinggi, dengan tujuan utama agar warga binaan memahami secara utuh tugas, fungsi, serta alur pelayanan yang disediakan oleh tim Bimaswat.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Kasubsi Bimaswat), Salman Alfaridzi, S.Tr.Pas, yang didampingi oleh seluruh jajaran staf di bawah koordinasinya. Dalam pembukaannya, Salman menekankan bahwa pemahaman yang jelas mengenai struktur dan fungsi setiap bagian di lingkungan lapas merupakan dasar penting agar warga binaan dapat berinteraksi dan mengikuti program pembinaan dengan tertib serta sesuai aturan yang berlaku.

Secara rinci, Salman memaparkan bahwa Bimaswat memegang peran sentral dalam keseluruhan siklus pembinaan warga binaan, mulai dari tahap penerimaan hingga persiapan pembebasan. Lingkup tugasnya mencakup dua aspek utama, yaitu pembinaan kepribadian yang bertujuan memperbaiki sikap, nilai moral, dan kepatuhan hukum, serta pembinaan kemandirian yang berfokus pada pemberian keterampilan kerja dan pengetahuan agar warga binaan memiliki bekal ekonomi nantinya.

Selain aspek pembinaan, ia juga menjelaskan fungsi Bimaswat dalam hal pelayanan dan perlindungan hak-hak warga binaan. Hal ini meliputi pemenuhan kebutuhan dasar, kesehatan, hingga akses informasi yang jelas mengenai hak-hak yang dapat diperoleh selama menjalani hukuman. Salah satu poin penting yang disampaikan adalah mengenai mekanisme penilaian perkembangan perilaku yang dilakukan secara berkala, di mana hasil penilaian tersebut menjadi bahan pertimbangan utama dalam pemberian hak integrasi dan kemudahan lainnya.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya mengetahui, tetapi juga memahami alur pembinaan yang dijalankan. Dengan pemahaman tersebut, kami berharap warga binaan dapat memanfaatkan setiap program yang tersedia dengan sebaik-baiknya. Semua ini disiapkan sebagai bekal berharga agar kelak saat kembali ke masyarakat, kalian bisa menjadi pribadi yang mandiri dan berguna,” ujar Salman dalam penyampaian materinya.

Tidak hanya berupa penyampaian materi, kegiatan ini juga dirancang bersifat interaktif dengan membuka sesi tanya jawab dan diskusi. Warga binaan diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk menyampaikan pertanyaan, masukan, maupun kebingungan yang dirasakan terkait program pembinaan yang sedang berjalan maupun rencana program di masa depan. Suasana berlangsung kondusif, di mana antusiasme warga binaan terlihat tinggi dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait alur pengajuan hak serta pelatihan keterampilan.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Bukittinggi berharap tercipta komunikasi yang lebih transparan antara petugas dan warga binaan. Diharapkan pemahaman yang mendalam mengenai peran Bimaswat akan memotivasi warga binaan untuk mengikuti seluruh proses pembinaan dengan sungguh-sungguh. Hal ini sejalan dengan tujuan utama pemasyarakatan, yaitu tidak sekadar menjalankan hukuman, melainkan proses pembentukan karakter agar warga binaan siap dan mampu berintegrasi kembali ke tengah masyarakat dengan baik.

  • Wartawan:
    Jonni
    No KTA 12.4/DGR/XI/2025
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *