BUKITTINGGI, Dirgantaraku.com, Senin 26 Oktober 2026 – Di tengah kesibukan tugas lapangan dan pelaksanaan Operasi Patuh Singgalang 2026, Kanit Regident Polresta Bukittinggi Ipda Wawan bersama Aiptu Seprinaldo menyempatkan diri bersilaturahmi dan ngopi santai bersama rekan-rekan media. Suasana penuh keakraban itu menjadi momentum mempererat kemitraan antara Polri dan insan pers dalam mendukung penyampaian informasi yang edukatif, akurat, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Ipda Wawan didampingi Aiptu Seprinaldo menyampaikan bahwa hubungan Polri dengan awak media merupakan bagian penting dalam membangun komunikasi terbuka antara institusi kepolisian dan masyarakat. Menurutnya, media tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga mitra strategis dalam menyosialisasikan program kepolisian, termasuk upaya menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas.
Wawan berharap kemitraan yang telah terjalin dapat terus dipelihara melalui komunikasi yang baik, saling menghargai, dan menjunjung profesionalisme. Pemberitaan yang jelas, berimbang, dan sesuai fakta dinilai mampu membantu masyarakat memahami kebijakan serta kegiatan kepolisian, sehingga informasi tidak hanya menjadi kabar, tetapi juga mendorong perubahan perilaku ke arah yang lebih baik.
Terkait Operasi Patuh Singgalang 2026, Sesuai dengan arahan Kapolresta dan Kasat Lantas Polresta Bukittinggi,Ipda Wawan mengajak media berperan aktif menyampaikan edukasi pentingnya tertib berlalu lintas, seperti penggunaan helm SNI, kelengkapan surat kendaraan, kepatuhan terhadap rambu, dan mengutamakan keselamatan saat berkendara. Ia menegaskan keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari penindakan, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Lebih lanjut, Ipda Wawan mengingatkan agar kebebasan pers senantiasa diiringi tanggung jawab. Ia berharap awak media selalu melakukan verifikasi sebelum publikasi, mengedepankan fakta, serta menghindari pemberitaan yang belum terkonfirmasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman. Pemberitaan yang konstruktif dan objektif dapat menjadi kontrol sosial sekaligus jembatan komunikasi yang sehat antara masyarakat dan penegak hukum.
Sementara itu, sinergi Polri dan media diharapkan mampu memperluas jangkauan pesan-pesan keselamatan selama Operasi Patuh Singgalang 2026. Melalui pemberitaan yang informatif dan mudah dipahami, masyarakat diharapkan semakin disiplin di jalan raya dan memahami bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Keterbukaan informasi secara proporsional juga akan membangun kepercayaan publik.

Ipda Wawan berharap silaturahmi Polresta Bukittinggi dengan insan pers terus terjaga dan semakin solid. Ia mengajak seluruh awak media bersama-sama menghadirkan informasi yang benar, jelas, membangun, dan sesuai fakta demi kepentingan masyarakat luas, sehingga terwujud situasi kamtibmas yang kondusif serta budaya berlalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan di Kota Bukittinggi.
