Menag Nasaruddin Umar Kunjungi UIN Bukittinggi: Bekerjalah untuk Mendapatkan Keberkahan, Bukan Sekadar Pujian

2 menit membaca
Jonni
Berita Terkini, News - 28 Apr 2026

Bukittinggi, 28 April 2026 –Dirgantaraku.com,-Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. DR. Nasaruddin Umar, MA, melakukan kunjungan kerja dan pembinaan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Selasa (28/04/2026). Acara yang berlangsung di Gedung Student Centre ini mengusung tema “Menjaga Produktivitas dan Kualitas Kerja di Tengah Efisiensi Anggaran”.

Dalam kesempatan tersebut, Menag didampingi oleh Staf Khusus Menag Prof. Dr. dr. Fasli Djalal, Sp.GK, Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Rektor UIN Bukittinggi Prof. Dr. Silfia Hanani, S.Ag., M.Si, Rektor UIN Batusangkar, serta para kepala kantor wilayah dan kabupaten/kota.

Sejak awal arahannya, Prof. Nasaruddin Umar menekankan hal mendasar yang sering terlupakan dalam birokrasi, yaitu pentingnya keberkahan dalam bekerja. Ia menegaskan bahwa ASN Kementerian Agama tidak hanya memikul tugas administratif, tetapi juga tanggung jawab moral dan spiritual.

“Sebagai ASN Kemenag, orientasi kerja kita bukan semata-mata mengejar capaian materi atau formalitas semata, tetapi bagaimana menghadirkan keberkahan dalam setiap pekerjaan. Keberhasilan tanpa keberkahan justru bisa berdampak negatif,” ujar Menag di hadapan ratusan peserta.

Menag juga menyoroti tantangan efisiensi anggaran. Ia menekankan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan. “Jangan sampai efisiensi membuat kita kehilangan kualitas. Justru dalam kondisi seperti ini, kreativitas dan inovasi harus semakin ditingkatkan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

Di akhir sambutan, Menag mengingatkan tentang bahaya “krisis keberkahan” akibat orientasi kerja yang salah. “Kriteria keberhasilan kita bukanlah pujian atau popularitas semata, melainkan bagaimana kita mampu menjaga kedekatan antara agama dan umat. Jangan sampai kita justru menjauhkan agama dari umat,” pesannya.

Kunjungan ini juga dirangkaikan dengan peluncuran berbagai program strategis kampus, di antaranya Pusat Pengembangan Dakwah Umat, Fakultas Sains dan Teknologi, Gedung SBSS, serta peresmian 18 buku karya dosen. Menag juga memberikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Gedung Seribu Tokoh.

Sementara itu, Rektor UIN Bukittinggi, Prof. Dr. Silfia Hanani, melaporkan bahwa meskipun merupakan kampus termuda di Sumatera Barat, perkembangan UIN Bukittinggi sangat pesat dan mulai diperhitungkan secara nasional, bahkan mampu bersaing dengan perguruan tinggi Islam lainnya.

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran untuk kembali menata orientasi kerja, dari sekadar mengejar target administratif menuju pekerjaan yang bernilai ibadah dan membawa manfaat luas bagi umat.

  • Wartawan:
    Jonni
    No KTA 12.4/DGR/XI/2025
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *