Kenaikan Sabuk PPS Tameng Jagad: Padukan Latihan Fisik dan Pendidikan Rohani

3 menit membaca
Jonni
Berita Terkini, News - 10 Mei 2026

Bukittinggi, Dirgantaraku.com – Bertempat di samping Hotel Rocky, kawasan Benteng Pasar Atas, hari Minggu 10-05-2026,Menjadi momen istimewa bagi seluruh anggota Perguruan Pencak Silat Tameng Jagad. Di lokasi tersebut, diadakan acara kenaikan sabuk yang diikuti oleh seluruh murid yang tergabung dalam wadah perguruan ini. Acara berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan semangat kebersamaan, menandai peningkatan kemampuan serta kedewasaan setiap murid dalam menekuni seni bela diri warisan budaya bangsa.

Perguruan Pencak Silat Tameng Jagad sendiri telah dikenal sebagai salah satu perguruan yang berkualitas dan berdedikasi tinggi dalam mencetak bibit-bibit unggul. Sepanjang perjalanannya, PPS Tameng Jagad telah banyak melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama daerah maupun perguruan. Berbagai medali telah berhasil diraih oleh para muridnya, mulai dari ajang perlombaan antar sekolah seperti O2SN, Pekan Olahraga Daerah (Porda), hingga kejuaraan di tingkat provinsi. Bahkan, prestasi yang ditorehkan pun terus menanjak, di mana nama-nama atlet binaan perguruan ini sudah mulai tampil dan bersaing di kancah kejuaraan tingkat nasional.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek keterampilan fisik semata. Di bawah bimbingan langsung pelatih tunggal PPS Tameng Jagad, Yandri, seluruh peserta mengikuti serangkaian latihan fisik yang dirancang untuk menguatkan ketahanan tubuh, ketangkasan, serta disiplin diri. Namun, yang menjadi ciri khas dalam setiap kegiatan perguruan ini adalah keseimbangan antara kemampuan fisik dan pembentukan karakter, sehingga setiap murid tidak hanya tangguh dalam bertindak, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia dan budi pekerti yang luhur.

Selama berlangsungnya acara, Yandri juga memberikan bekal santapan kepada seluruh murid sebagai wujud kepedulian dan kasih sayang layaknya seorang guru terhadap anak didiknya. Momen makan bersama ini menjadi sarana mempererat persaudaraan, menghapus sekat perbedaan tingkatan, dan menanamkan rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan Tuhan. Di samping itu, pendidikan rohani juga disampaikan secara mendalam, mengingatkan kembali nilai-nilai dasar yang harus dipegang teguh oleh setiap anggota perguruan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, Yandri menyampaikan pesan dan harapannya secara tegas kepada seluruh murid. “Saya berharap setiap murid belajar bela diri dengan tekun dan sungguh-sungguh, jauhkanlah diri dari sikap angkuh, sombong, atau merasa lebih tinggi dari orang lain. Ilmu yang kalian dapatkan harus diamalkan dan dipergunakan untuk jalan kebaikan, membantu saudara-saudara yang membutuhkan, serta melindungi yang lemah. Yang paling utama, jangan pernah lupa untuk selalu mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, Allah SWT, karena segala kemampuan dan kekuatan hanyalah titipan-Nya,” ujar Yandri dengan tegas.

Lebih lanjut, Yandri juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan persatuan di antara seluruh anggota perguruan. Menurutnya, kekuatan utama PPS Tameng Jagad tidak hanya terletak pada teknik bela diri yang dimiliki, melainkan pada eratnya ikatan persaudaraan yang terjalin. “Jaga selalu kekompakan, saling bantu, dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Dekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam setiap langkah dan perbuatan, karena dengan ketakwaan, kita akan menjadi manusia yang bermanfaat, dijauhkan dari kesalahan, dan senantiasa berada di jalan yang benar,” tambahnya.

Terlihat jelas selama kegiatan berlangsung, bagaimana seorang pelatih senior benar-benar menanamkan nilai-nilai tersebut kepada setiap murid, baik saat melatih fisik maupun saat memberikan bimbingan rohani. Acara juga dimeriahkan dengan pelaksanaan sholat bersama, yang menjadi bukti nyata bahwa perguruan ini sangat menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata menjalin tali silaturahmi yang kokoh antaranggota. Seluruh rangkaian kegiatan ini juga selaras dengan poin-poin janji perguruan yang telah disepakati dan dipegang teguh oleh setiap anggotanya, yakni patuh dan hormat kepada guru, berbakti kepada kedua orang tua, serta senantiasa bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kenaikan sabuk kali ini bukan sekadar perpindahan tingkatan, melainkan pengingat bahwa setiap kemajuan harus dibarengi dengan peningkatan iman, takwa, dan akhlak yang mulia.

  • Wartawan:
    Jonni
    No KTA 12.4/DGR/XI/2025
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *