Kejuaraan Pencak Silat IPSI Bukittinggi, Abriela Meisya Putri Raih Medali Perak

2 menit membaca
Jonni
Berita Terkini, News - 21 Jun 2026

Bukittinggi, Minggu 21 Juni 2026 – Kejuaraan Pencak Silat yang diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) tingkat Bukittinggi di Gor Bermawi berlangsung dengan lancar dan meriah. Ajang ini mempertandingkan nomor Jurus Tunggal serta Laga, dan diikuti oleh ratusan atlet dari berbagai perguruan silat yang ada di wilayah tersebut, melahirkan sejumlah prestasi yang membanggakan.

Salah satu atlet pendatang baru yang berhasil mencuri perhatian adalah Abriela Meisya Putri atau akrab disapa Meme, siswi kelas 7 SMP Xaverius. Meme tergabung dalam Perguruan Pencak Silat (PPS) Tameng Jagad dan sukses menyabet medali perak pada nomor Jurus Tunggal kategori pelajar, menjadikan namanya turut mengharumkan nama orang tua, perguruan, maupun sekolah tempat ia belajar.

Meskipun baru mengikuti kejuaraan tingkat ini untuk pertama kalinya, Meme mampu menampilkan gerakan yang rapi, teratur, dan penuh keyakinan. Prestasi ini dinilai sangat istimewa mengingat pengalamannya yang masih terbatas, namun kualitas penampilannya sudah mampu bersaing dengan atlet-atlet lain yang lebih lama berkiprah.

Pelatih PPS Tameng Jagad, Yandri, memberikan penilaiannya terhadap capaian tersebut. “Meme memiliki potensi yang sangat menjanjikan dan semangat berlatih yang konsisten dan mudah memahami setiap teknik yang diajarkan serta memiliki ketenangan saat bertanding. Medali perak ini adalah hasil kerja kerasnya sendiri, dan saya yakin ia bisa melangkah lebih jauh lagi ke depannya,” ujarnya.

Sementara itu, Hani (39), ibu dari Meme, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya. “Kami merasa sangat bangga dan bersyukur atas hasil yang diperoleh putri kami. Terima kasih setulus-tulusnya kepada Pelatih Yandri dan seluruh pengurus perguruan yang telah membimbing, melatih, serta membentuk karakter Meme dengan baik hingga mampu meraih prestasi ini,” ungkapnya.

Keberhasilan yang diraih Meme ini diharapkan dapat menjadi dorongan semangat bagi atlet muda lainnya untuk terus mengasah bakat dan melestarikan bela diri pencak silat. Kejuaraan ini sekaligus membuktikan bahwa kader-kader atlet andalan terus tumbuh dan siap membawa nama harum daerah Bukittinggi di ajang pertandingan yang lebih tinggi tingkatannya.

  • Wartawan:
    Jonni
    No KTA 12.4/DGR/XI/2025
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *