
BUKITTINGGI— Siswa kelas 2 SDN 07 Gulai Bancah Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Bukittinggi melaksanakan kegiatan piket kelas setelah kegiatan belajar mengajar (KBM) berakhir. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan ruang kelas untuk digunakan kembali pada pembelajaran keesokan harinya.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa terlihat bekerja sama membersihkan ruang kelas, mulai dari menyapu lantai hingga merapikan sampah yang berserakan. Dengan penuh tanggung jawab, mereka memastikan tidak ada sampah yang tertinggal sebelum meninggalkan kelas.
Kegiatan piket ini telah menjadi pembiasaan rutin yang diterapkan di SDN 07 Gulai Bancah Bukittinggi. Melalui kebiasaan ini, siswa dilatih untuk memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta membentuk karakter hidup bersih dan disiplin sejak dini.Dengan kondisi kelas yang bersih dan rapi, diharapkan proses pembelajaran dapat berlangsung lebih nyaman dan kondusif.
Dalam pelaksanaannya Sabtu,25/2026, setiap kelas dijadwalkan piket secara bergiliran. Selama sesi piket, siswa-siswi diajak untuk melakukan kegiatan seperti membersihkan kelas, menyapu lantai , menata meja dan kursi serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, siswa diajarkan tentang tanggung jawab, kerjasama, dan kesadaran terhadap lingkungan sekitar.
Selain itu, guru pembimbing Nur AzLina S.Pd.,Gr yang memimpin sesi piket juga memberikan penekanan pada pentingnya kedisiplinan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Beliau memberikan contoh-contoh nyata bagaimana disiplin dapat membantu mencapai tujuan, baik dalam pendidikan maupun dalam kehidupan setelah sekolah.
Wali Kelas 2 Nur AzLina S.Pd.,Gr menyatakan bahwa piket kelas ini merupakan langkah konkret untuk membentuk karakter siswa yang tangguh dan memiliki nilai disiplin yang kuat. Ia berharap bahwa dengan mengajarkan disiplin sejak dini, siswa-siswi akan lebih siap menghadapi tantangan di masa depan.
Aturan ini juga menjadi salah satu cara untuk menjaga kebersihan dan kerapian ruang belajar. Dengan pembagian tugas yang jelas, setiap siswa memiliki tanggung jawab untuk membersihkan kelas sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Respons siswa terhadap piket ini sangat positif. Mereka mengaku merasa lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan sekolah dan belajar untuk menghargai waktu serta usaha yang diperlukan dalam menjalankan tugas-tugas harian. Para orang tua Zulfia Tetry juga memberikan dukungan penuh terhadap upaya sekolah dalam membentuk karakter anak-anak mereka.

*C.ronald(SutanRajoAmeh)

dirgantaraku.com | jamgadangnews.com | bukittinggi.top | redakta.xyz | sentral.cfd | bukittinggiku.my.id
Tidak ada komentar