Asril,S.E.:Bekali Milenial Kompetensi Dan Aturan Ketenagakerjaan Untuk Mencapai Indonesia Emas

3 menit membaca
Jonni
Berita Terkini, News - 08 Agu 2026

BUKITTINGGI — Biasanya dikenal sebagai penggerak utama pembangunan UMKM, pertanian,perkebunan dan peternakan, kali ini Anggota Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi Partai NasDem, Asril, S.E., tampil dengan fokus yang menyentuh masa depan generasi muda. Dalam sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan yang digelar Sabtu (8/8/2026) di Gedung UPTD Balai Pertanian Pakan Kurai, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, ia mengajak kaum milenial dan pencari kerja untuk memperkuat kompetensi demi mampu bersaing di dunia kerja.

Kegiatan yang penuh semangat dan sangat meriah ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat Firdaus Firman, S.I.P., jajaran UPTD, Anggota DPRD Kota Bukittinggi Neni Anita, serta Patrianus Syahid Nanang selaku Kepala UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah II. Antusiasme tampak jelas dari para peserta yang merupakan angkatan kerja muda, yang hadir mendengarkan setiap pemaparan dengan saksama.

Dalam sambutannya Asril menegaskan bahwa Perda Nomor 7 Tahun 2019 tidak sekadar aturan tertulis, melainkan instrumen yang harus memberikan manfaat nyata dalam mempersiapkan generasi muda terjun ke dunia kerja. “Kami mendorong Pemerintah Provinsi melalui Dinas Tenaga Kerja untuk memfasilitasi angkatan kerja dengan berbagai pelatihan. Pelatihan adalah kunci peningkatan kualitas sumber daya manusia, sehingga mereka memiliki keahlian yang sesuai dengan bidang yang digeluti,” ujarnya.

Lebih dari sekadar keterampilan teknis, Asril juga menekankan peran penting Balai Latihan Kerja sebagai sarana strategis untuk membekali para pencari kerja. Melalui Balai Latihan Kerja, para pencari kerja dibekali ilmu dan keterampilan yang benar-benar dibutuhkan dunia kerja, sekaligus dipahamkan secara mendalam mengenai hak dan kewajiban mereka saat sudah bekerja. “Pemahaman ini sangat krusial agar generasi muda kita dapat bekerja secara profesional, baik di dalam maupun luar negeri, sekaligus memahami dan memperjuangkan hak-hak mereka sebagai tenaga kerja. Harapannya lahir generasi yang mandiri, berwawasan, berkarakter, dan kelak menjadi tulang punggung serta pelopor kemajuan bangsa,” tegasnya.

Asril menambahkan, bekal kompetensi dan pemahaman hukum yang kuat akan membuka peluang luas bagi anak muda Sumatera Barat untuk bersaing di pasar kerja nasional maupun internasional. “Dengan kemampuan yang mumpuni, pintu kesempatan di dalam maupun luar negeri terbuka lebar. Namun tanpa usaha dan pemanfaatan fasilitas yang disediakan, ketidakpastian dan kerawanan sosial justru akan mengancam,” ungkapnya.

Lebih lanjut Asril menyampaikan pesan penguatan bagi para peserta. “Jika kita berdiam diri dan enggan memanfaatkan fasilitas negara, maka keributan dan persoalan yang tidak diinginkan bisa muncul. Namun jika kita berikrar bersemangat melangkah menuju kemandirian, insya Allah langkah demi langkah kita capai masa depan gemilang menuju Indonesia Emas,” ajaknya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sosialisasi tidak berhenti pada seremonial semata, melainkan melahirkan tenaga kerja Sumatera Barat yang terampil, produktif, serta memiliki daya saing tinggi dan perlindungan hukum yang kokoh. Dukungan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terus diperkuat guna memastikan generasi muda benar-benar siap menjadi pelopor kemajuan di masa depan.

  • Wartawan:
    Jonni
    No KTA 12.4/DGR/XI/2025
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x