Jaga Keamanan dan Ketertiban, Kakanwil Ditjenpas Sumbar Pimpin Razia Gabungan di Lapas Bukittinggi

2 menit membaca
Jonni
Berita Terkini, News - 17 Sep 2026

BUKITTINGGI, 16 September 2026 — Demi menjaga kondusivitas lingkungan lembaga dan mewujudkan komitmen bebas barang terlarang atau Zero HALINAR, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bukittinggi menggelar Razia Gabungan bersama unsur Aparat Penegak Hukum, Rabu malam (16/9/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara menyeluruh dan terarah demi memastikan keamanan di dalam lingkungan pemasyarakatan senantiasa terjaga dengan baik.

Razia yang dimulai pukul 19.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri, didampingi Kepala Lapas Kelas IIA Bukittinggi, Nanang Rukmana,Kepala BAPAS juga turut hadir jajaran personel dari Kepolisian, TNI, serta Badan Narkotika Nasional Kota Payakumbuh, memperkuat sinergitas antarlembaga dalam menjaga ketertiban.

Petugas gabungan menyisir dan memeriksa blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan secara teliti, humanis, dan berpedoman pada Standar Operasional Prosedur yang berlaku. Fokus utama pemeriksaan adalah mendeteksi keberadaan barang-barang terlarang, seperti telepon genggam, narkotika, psikotropika, serta senjata tajam yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lingkungan lapas.

Usai pemeriksaan ruang hunian, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan tes urin secara acak kepada perwakilan Warga Binaan maupun pegawai Lapas Bukittinggi. Langkah ini merupakan wujud nyata pelaksanaan program Lapas Bersih dari Narkoba (BERSINAR). Hasil pemeriksaan menyatakan tidak ditemukan barang terlarang yang signifikan dan seluruh sampel tes urin dinyatakan negatif.

Kakanwil Ditjenpas Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah implementasi nyata dari tiga kunci Pemasyarakatan Maju: deteksi dini, pemberantasan narkoba, dan sinergitas dengan aparat penegak hukum. “Kami pastikan Lapas Bukittinggi dalam keadaan aman dan kondusif. Sinergi antarlembaga mutlak diperlukan agar pengawasan berjalan optimal,” ujar Kunrat.

Kalapas Kelas IIA Bukittinggi, Nanang Rukmana, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa razia seperti ini tidak akan berhenti pada satu kali kegiatan saja, melainkan akan dilakukan secara rutin dan insidentil. “Lapas Bukittinggi berkomitmen menjaga prinsip Zero HALINAR. Kami tidak akan lengah dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kami,” tegas Nanang Rukmana.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Payakumbuh, S. Valentino, S.H., turut membenarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan timnya. “Setelah kita lakukan razia dan tes urin terhadap sejumlah sampel warga binaan, tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan narkoba. Ini hasil yang positif dan harus terus dipertahankan bersama,” ungkap Valentino. Kolaborasi antarlembaga ini diharapkan tidak hanya berhenti pada razia, tetapi berlanjut melalui pengawasan berkesinambungan demi terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari narkoba.

  • Wartawan:
    Jonni
    No KTA 12.4/DGR/XI/2025
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x