?> Lewat "Pintu Kabun Baralek Gadang", Asril: Budaya Minang Sebagai Jalan Menuju Generasi Kitabullah - Dirgantaraku

Lewat “Pintu Kabun Baralek Gadang”, Asril: Budaya Minang Sebagai Jalan Menuju Generasi Kitabullah

2 menit membaca
Jonni
Berita Terkini, News - 15 Agu 2026

BUKITTINGGI – Seni dan budaya Minangkabau kini kembali diangkat menjadi jembatan penting dalam pembentukan karakter generasi muda. Melalui gelaran Festival Seni dan Budaya bertajuk “Pintu Kabun Baralek Gadang”, masyarakat diajak tidak sekadar menikmati keindahan warisan leluhur, melainkan memahami makna mendalam nilai adat dan agama yang selama ini menjadi landasan hidup masyarakat Minangkabau. Acara ini dijadwalkan berlangsung di Kelurahan Puhun Pintu Kabun, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, pada 24 Agustus 2026 mendatang.

Usai meninjau pelatihan menjahit di wilayah setempat, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Fraksi NasDem, Asril, S.E., menyempatkan waktu menemui panitia serta turun langsung ke lokasi untuk memantau kesiapan penyelenggaraan. Ditemui awak media di kediamannya, Sabtu (15/8/2026), ia menyampaikan bahwa festival ini bukan sekadar pertunjukan semata, melainkan upaya menghidupkan kembali semangat budaya yang selaras dengan nilai-nilai agama.

Konsep pendekatan seni dan agama ini, ujar Asril, terinspirasi dari cara dakwah Sunan Kalijaga yang menggunakan media budaya seperti wayang kulit untuk menyampaikan pesan kebaikan. Hal ini sejalan dengan falsafah hidup masyarakat Minangkabau, Adat basandi syara’, syara’ basandi Kitabullah. “Seni menjadi pintu masuk agar generasi muda mencintai budaya, mengenal adat, hingga akhirnya menyadari pentingnya menempatkan syariat dan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” jelasnya.

Penyelenggaraan festival ini telah mempersiapkan sebanyak 16 penampilan seni dari berbagai sanggar untuk memeriahkan acara. Lebih dari sekadar panggung pertunjukan, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat eksistensi sanggar seni serta membuka ruang kolaborasi antarkomunitas budaya. Nantinya, dukungan berupa sarana dan prasarana kesenian juga akan disalurkan untuk mendukung keberlanjutan aktivitas mereka.

Kepada para pemuda dan panitia yang telah bekerja keras, Asril memberikan motivasi dan dukungan penuh. Mengingat waktu pelaksanaan yang semakin dekat, ia mendorong seluruh pihak untuk segera merampungkan segala persiapan agar acara akbar ini dapat terselenggara dengan sukses. Ia juga mengajak sanggar-sanggar lain untuk terus bergerak aktif menggelar kegiatan budaya dan membuka ruang kerja sama demi memperoleh dukungan yang lebih luas.

Lebih jauh, Asril berharap festival ini tidak berhenti menjadi seremonial belaka, melainkan tumbuh menjadi gerakan budaya yang nyata di tengah masyarakat. “Kita ingin budaya menjadi identitas diri. Ketika seseorang mengenal budayanya, ia akan mencintai adatnya; ketika paham adat, ia akan dekat pada syariat; dan ketika dekat pada syariat, ia akan mengenal Kitabullah,” tegasnya.

Dengan semangat menyatukan seni, adat, dan agama, “Pintu Kabun Baralek Gadang” diharapkan melahirkan generasi muda yang kokoh berdiri di atas akar budayanya, sekaligus memiliki keimanan yang kuat. Inilah harapan besar: hadirnya generasi penerus yang bangsa berbudaya Minang dan menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai kompas kehidupan.

  • Wartawan:
    Jonni
    No KTA 12.4/DGR/XI/2025
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x