Kabar Duka: Jamaah Haji Asal Bukittinggi, Yunilis Muin (73), Wafat di Tanah Suci Madinah

3 menit membaca
Jonni
Berita Terkini, News - 03 Mei 2026

Bukittinggi, 3 Mei 2026 – Dirgantaraku.com – Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci. Seorang calon jamaah haji asal Kota Bukittinggi bernama Yunilis Muin, berusia 73 tahun, meninggal dunia di Madinah, Arab Saudi pada hari Sabtu (3/5/2026) sekitar pukul 16.00 waktu setempat. Kepergian wanita tua yang penuh kesabaran dan ketakwaan ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga besar, kerabat, serta masyarakat di kampung halamannya.

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bukittinggi, almarhumah merupakan warga Kelurahan Bukit Apit Puhun, Kecamatan Guguk Panjang, dan tercatat sebagai bagian dari rombongan Kloter PDG 07. Beliau menghembuskan napas terakhirnya saat dirawat di Rumah Sakit Saudi Germani, Madinah, tempat di mana almarhumah mendapatkan penanganan medis dan perawatan kesehatan secara intensif hingga akhir hayatnya.

Pihak Kementerian Haji dan Umrah Kota Bukittinggi turut menyampaikan rasa belas sungkawa dan duka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhumah ke Rahmatullah. Pihaknya juga memastikan bahwa tim pendamping kloter terus berada di samping para jamaah lainnya, memberikan dukungan moril dan pendampingan sepenuh hati, serta terus berkoordinasi dengan pihak berwenang di Arab Saudi guna memproses segala keperluan administrasi dan penanganan jenazah sesuai dengan aturan, syariat, dan ketentuan yang berlaku di lokasi tersebut.

Di tengah suasana duka yang mendalam ini, keluarga besar yang ditinggalkan, yakni menantu dan anak kandung almarhumah, Alexander dan Monalisa, menyampaikan permohonan maaf yang ditujukan kepada seluruh saudara seiman di mana pun berada. Melalui pesan singkatnya, mereka menyampaikan rasa hormat sekaligus permohonan maaf atas segala kesalahan, kekhilafan, maupun tutur kata almarhumah semasa hidupnya, baik yang disengaja maupun yang tidak disadari.

“Kami selaku anak dan menantu, mewakili seluruh keluarga besar, memohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala kesalahan, kekhilafan, ataupun perkataan Ibu kami tercinta semasa hidup. Baik kepada keluarga dekat, tetangga, kerabat, maupun seluruh saudara kaum muslimin dan muslimat di manapun berada, kami memohon keikhlasan hati untuk memaafkan segala hal yang mungkin kurang berkenan, karena sesungguhnya manusia tak luput dari salah dan lupa,” ujar Alek Sander dan Monalisa dengan nada haru.

Keluarga juga mengabarkan bahwa tempat persemayaman atau rumah duka almarhumah disiapkan dan dibuka untuk menerima kunjungan serta ucapan belas sungkawa di kediaman keluarga yang bertempat di kawasan Bukit Apit, tepatnya di lingkungan Bukik Sangkuik, Kota Bukittinggi. Keluarga berharap kepergian almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan segala amal ibadah serta perjalanan sucinya diterima sebagai haji yang mabrur.

Kepergian Yunilis Muin menjadi kesedihan yang mendalam sekaligus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kematian dapat menjemput kapan saja dan di mana saja, bahkan saat sedang melaksanakan ibadah suci. Semoga kepergian beliau menjadi bukti cinta dan kerinduan kepada Sang Pencipta. Di sisi lain, doa terus mengalir agar seluruh jamaah haji yang masih menjalankan ibadah senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta keselamatan hingga menyelesaikan rangkaian ibadah dan kembali berkumpul dengan keluarga di tanah air dalam keadaan sehat walafiat.

  • Wartawan:
    Jonni
    No KTA 12.4/DGR/XI/2025
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *