
Bukittinggi, 02-05-2026 – Dirgantaraku.com – Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei ini menjadi momen istimewa bagi seluruh insan pendidikan di Tanah Air, tak terkecuali di Kota Bukittinggi. Mengambil tema besar “Dengan Pendidikan Kita Bisa Meraih Mimpi dan Membangun Negeri”, hari bersejarah ini diperingati sebagai wujud penghormatan sekaligus refleksi atas perjalanan panjang dunia pendidikan dalam mencetak generasi unggul dan berkarakter.
Kepala Sekolah SD Negeri 07 Teladan, Efry Yenny, M.Pd., turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pendidik, tenaga kependidikan, siswa, serta seluruh elemen masyarakat yang peduli dan berperan aktif dalam memajukan kualitas pendidikan. Menurutnya, tema yang diusung pada peringatan tahun ini memiliki makna yang sangat mendalam dan menjadi semangat pemersatu bagi kita semua bahwa pendidikan adalah kunci utama untuk mewujudkan cita-cita dan kemajuan bangsa.
Saat dihubungi melalui sambungan telepon, Efry Yenny menyampaikan harapan besarnya terkait tujuan hakiki dari proses pendidikan itu sendiri. Baginya, pendidikan tidak semata-mata berlangsung di dalam ruang kelas atau gedung sekolah saja, namun nilai dan ilmu pengetahuan seharusnya dapat diperoleh di mana pun dan kapan pun kita berada.

“Kita harus mulai mengubah pola pikir bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab guru di sekolah, melainkan tugas dan kewajiban kita bersama. Jadikanlah setiap tempat sebagai sekolah dan setiap orang sebagai guru. Di mana pun kita berada, dari siapa pun kita bertemu, pasti ada ilmu dan pelajaran berharga yang bisa kita ambil dan jadikan pedoman dalam kehidupan,” ujar Fery Yenny.
Ia menegaskan bahwa ilmu pengetahuan yang dipelajari dan dicari seharusnya dipandang sebagai kebutuhan pokok yang wajib dipenuhi, layaknya kebutuhan pangan, sandang, dan papan. Ketika ilmu dianggap sebagai kebutuhan yang mendesak dan mutlak diperlukan, maka semangat untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan diri akan tumbuh dengan sendirinya, bukan karena paksaan atau kewajiban belaka.
“Ilmu pengetahuan harus kita jadikan kebutuhan utama dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Jangan sampai kita belajar hanya karena disuruh atau ada aturan, tapi belajarlah karena kita sadar bahwa tanpa ilmu kita tidak akan mampu menyelesaikan persoalan dan tidak bisa memberikan manfaat bagi sesama. Dengan pola pikir seperti ini, saya yakin kita mampu melahirkan generasi bangsa yang cerdas, berwawasan luas, dan siap terjun ke tengah masyarakat untuk mengabdi,” tambahnya penuh semangat.
Lebih jauh, Kepala Sekolah yang dikenal ramah dan berdedikasi tinggi ini juga mengingatkan agar pendidikan diarahkan tidak hanya untuk mencetak pencari kerja, namun juga menciptakan lapangan kerja baru. “Pendidikan yang baik adalah yang mampu memberikan bekal kemampuan dan keterampilan sehingga kelak para lulusan tidak hanya bergantung pada lowongan pekerjaan yang tersedia, tetapi mampu berdiri di atas kaki sendiri dan menciptakan peluang usaha demi kemajuan diri dan lingkungan sekitarnya,” pungkasnya menutup percakapan.

dirgantaraku.com | jamgadangnews.com | bukittinggi.top | redakta.xyz | sentral.cfd | bukittinggiku.my.id
Tidak ada komentar