
BUKITTINGGI – Kejadian tidak menyenangkan menimpa seorang pemilik kedai di Kelurahan Manggis Gantiang, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS), Kota Bukittinggi. Pada Kamis, 28 Mei 2026 pagi, kedai milik K (30) diketahui telah dibobol oleh pelaku pencurian, yang diduga masuk dengan cara mencongkel bagian dinding bangunan yang terbuat dari bahan triplek.
Pemilik kedai baru menyadari peristiwa tersebut sekitar pukul 09.00 WIB saat hendak membuka dan mengelola usahanya. Saat memeriksa seluruh bagian ruangan, terlihat jelas tanda-tanda pembobolan pada dinding belakang kedai yang sudah rusak dan berlubang. Pelaku diduga masuk lewat celah tersebut di saat suasana masih sepi dan belum ada aktivitas warga di sekitar lokasi.
Berbagai barang dagangan berupa beragam jenis rokok yang biasa dijual di kedai tersebut berhasil dibawa kabur oleh pelaku. Tak hanya barang dagangan, uang tunai yang disimpan di dalam laci tempat penyimpanan uang hasil penjualan sehari-hari juga turut raib dibawa pergi. Sementara itu, kerugian materi yang dialami pemilik kedai diperkirakan mencapai angka sekitar Rp2 juta, jumlah yang cukup besar bagi usaha skala kecil seperti yang dijalani korban.
Mendapatkan laporan kejadian tersebut, petugas Bhabinkamtibmas Kecamatan MKS, Kelurahan Manggis Ganting Aiptu Hengki, langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Sesampainya di tempat, ia melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi kedai dan lokasi sekitar untuk melihat jejak atau petunjuk yang mungkin tertinggal, sekaligus memberikan dukungan dan rasa simpati kepada pemilik kedai yang sedang mengalami kerugian akibat perbuatan tidak bertanggung jawab tersebut.
Setelah meninjau lokasi, Aiptu Hengki langsung memanggil dan berkoordinasi dengan Ketua Pemuda setempat serta warga yang berada di sekitar kedai. Dalam pertemuan tersebut, ia memberikan arahan penting agar seluruh elemen masyarakat kembali mengaktifkan kegiatan ronda malam di lingkungan masing-masing. Menurutnya, kehadiran petugas ronda sangat efektif sebagai benteng awal pencegahan kejahatan seperti pencurian.

“Kegiatan ronda malam yang dilakukan secara rutin dan terjadwal sangat membantu kita semua untuk mencegah, mengurangi, bahkan mencegah terjadinya tindak kejahatan seperti ini. Kehadiran warga yang berpatroli di malam hari akan membuat pelaku merasa takut dan enggan beraksi. Selain itu, masyarakat juga diharapkan segera melaporkan setiap hal mencurigakan kepada kami, Bhabinkamtibmas yang bertugas, agar tindakan cepat bisa diambil dan kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegas Aiptu Hengki dalam pernyataannya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku dan mengembalikan hak milik korban. Sementara itu, warga diimbau untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama demi kenyamanan dan keamanan bersama.


dirgantaraku.com | jamgadangnews.com | bukittinggi.top | redakta.xyz | sentral.cfd | bukittinggiku.my.id
Tidak ada komentar