
MUARABELITI, Kamis 04-06-2026 – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Muarabeliti, Herdianto, kembali menegaskan komitmen kuat pihaknya dalam menjaga ketertiban dan keamanan di dalam lembaga pemasyarakatan. Hal ini disampaikannya saat memimpin kegiatan rutin di lingkungan lembaga, di mana ia menekankan pentingnya penerapan prinsip Zero Halinar atau bebas dari segala bentuk pelanggaran dan penyelundupan barang larangan secara mutlak.
Dalam kesempatan tersebut, Herdianto menyatakan bahwa penerapan kebijakan ini bukan sekadar seremonial semata, melainkan menjadi pondasi utama dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Menurutnya, keberhasilan pembinaan warga binaan sangat bergantung pada lingkungan yang bersih dari pengaruh buruk, termasuk masuknya barang-barang yang tidak diperbolehkan maupun praktik penyimpangan yang dilakukan oleh pihak manapun, baik dari dalam maupun luar lapas.
Saat dihubungi awak media melalui telepon seluler, Herdianto kembali mempertegas sikap tegas tersebut. “Kami memiliki komitmen yang sangat tegas dan penuh terhadap penerapan Zero Halinar di Lapas Narkotika Muarabeliti. Kami pastikan tidak ada ruang sedikitpun bagi segala bentuk pelanggaran, penyelundupan, maupun praktik yang dapat merusak tatanan kehidupan di dalam lembaga ini. Prinsip ini kami pegang erat sebagai landasan utama dalam setiap langkah kerja kami sehari-hari,” tegasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, prinsip tanpa toleransi ini berlaku bagi siapa saja tanpa terkecuali, baik itu terhadap warga binaan, keluarga yang berkunjung, maupun para petugas yang bertugas. Bagi pihak yang terbukti melanggar aturan dan mencoba memasukkan barang terlarang atau melakukan penyimpangan, akan langsung diproses sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan kedinasan yang berlaku secara tegas dan adil tanpa pandang bulu.
Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk mewujudkan Lapas Narkotika Muarabeliti yang aman, tertib, dan kondusif. Herdianto menekankan bahwa tantangan pengamanan saat ini semakin kompleks dan terus berkembang, sehingga kewaspadaan serta kepatuhan terhadap prosedur baku harus terus ditingkatkan agar celah pelanggaran dapat ditutup rapat hingga ke titik terkecil sekalipun.

Pernyataan tegas ini sekaligus menjadi sinyal kuat bagi seluruh elemen yang terlibat dalam sistem pemasyarakatan di wilayah tersebut. Dengan semangat pengabdian dan kerja keras seluruh jajaran, Herdianto sangat optimis target wilayah bersih dari segala bentuk pelanggaran dapat tercapai, sehingga tujuan utama pemasyarakatan untuk membentuk warga binaan yang mandiri, taat aturan, dan sadar hukum dapat terlaksana dengan baik dan maksimal.

dirgantaraku.com | jamgadangnews.com | bukittinggi.top | redakta.xyz | sentral.cfd | bukittinggiku.my.id
Tidak ada komentar