Linda Wardiyanti Dari Fraksi PKS Luncurkan Program “Kampung Askme DAGUSIBU” di Kelurahan Campago Guguak Bulek

2 menit membaca
Jonni
Berita Terkini, News - 22 Jun 2026

Bukittinggi –Senin 22-06-2026,-Suasana berlangsung khidmat namun penuh semangat saat peluncuran program kesehatan masyarakat bernama “Kampung ASKME DAGUSIBU” digelar di Kelurahan Campago Guguak Bulek, Kota Bukittinggi. Kegiatan ini merupakan wujud nyata perhatian dan inisiatif Anggota DPRD Kota Bukittinggi dari Fraksi PKS, apt. Linda Wardiyanti, S.Farm, yang didanai melalui alokasi Pokok Pikiran anggota dewan.

Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi dan Ikatan Apoteker Indonesia Cabang Bukittinggi, acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta kader kesehatan setempat. Program ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Walikota Bukittinggi H. M. Ramlan Nurmatias, S.H., dan Wakil Walikota Ibnu Asis, S.TP.

Salah satu momen penting dalam acara tersebut adalah penyerahan atribut secara simbolis oleh Linda Wardiyanti bersama Kepala Dinas Kesehatan kepada perwakilan kader dan petugas lapangan. Usai prosesi, para petugas yang telah dibekali langsung dilepas untuk melakukan pendataan kesehatan sekaligus penyuluhan dari rumah ke rumah guna memberikan pemahaman soal pengelolaan obat yang benar.

Sebagai inisiator sekaligus tenaga ahli kefarmasian, Linda Wardiyanti menegaskan bahwa program ini bertujuan membangun kemandirian kesehatan warga. “Kami ingin masyarakat menguasai cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, hingga membuang obat dengan aman agar tidak mencemari lingkungan. Di wilayah padat penduduk seperti ini, pemahaman yang baik sangat penting guna mencegah penyalahgunaan obat,” jelasnya. Ia menambahkan, gerakan ini berkelanjutan setelah sukses di Kelurahan Banto Laweh, kini giliran Campago Guguak Bulek, dan akan diperluas ke wilayah lain ke depannya.

Kepala Dinas Kesehatan Bukittinggi, Ramli Adrian, S.KM, M.KM, menyampaikan apresiasi yang tinggi. “Kami sangat mendukung dan berterima kasih atas inisiatif ini. Melalui prinsip DAGUSIBU, kami berharap kasus kesalahan penggunaan obat dan keracunan dapat ditekan seminimal mungkin,” ujarnya. Dukungan penuh juga datang dari Ketua IAI Cabang Bukittinggi, apt. Nurasiah Wahid, S.Si., M.Farm, yang menegaskan kesiapan para apoteker untuk mendampingi jalannya program di lapangan.

Di akhir acara, Plt. Lurah Campago Guguak Bulek, Safrizal. SH (Dtk.Palimo)menyampaikan rasa syukur sekaligus catatan evaluasi. “Program ini sangat bermanfaat. Meskipun baru kader dari 2 dari 6 Posyandu yang hadir hari ini, hal ini menjadi perhatian agar koordinasi diperbaiki. Ke depannya, kami pastikan seluruh warga dapat merasakan manfaat ilmu pengelolaan obat yang disampaikan sehingga masyarakat tidak mudah terpengaruh dengan berita yang tidak jelas kebenarannya yang beredar di media sosial serta mengetahui kemana obat itu harus di buang bila sudah tak terpakai lagi sehingga tidak menyebabkan polusi intinya yang terkait dengan masalah obat,”pungkasnya.

  • Wartawan:
    Jonni
    No KTA 12.4/DGR/XI/2025
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *