Mentri Pariwisata:Widiyanti Putri Wardhana Kunjungi Bukittinggi, Dorong Potensi Wisata Mendunia

2 menit membaca
Jonni
Berita Terkini, News - 29 Apr 2026

Bukittinggi, 30 April 2026 –Dirgantaraku.com,-Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, didampingi Anggota DPD RI asal Sumatera Barat H. Irman Gusman, SE., MBA, melakukan kunjungan kerja ke Kota Bukittinggi pada tanggal 29–30 April 2026. Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk meninjau langsung potensi unggulan daerah sekaligus memperkuat posisi Bukittinggi sebagai destinasi prioritas nasional.

Dalam rangkaian agenda, Menpar Widiyanti menyambangi ikon kebanggaan kota, Jam Gadang, yang sebentar lagi akan genap berusia 100 tahun tepat pada 26 Juni 2026. Selain itu, ia juga mengunjungi Taman Panorama Ngarai Sianok serta pusat kuliner khas Minangkabau yang menjadi daya tarik utama wisatawan domestik maupun mancanegara.

Kedatangan Menteri Pariwisata ini merupakan kunjungan perdana sejak ia menjabat. Ia disambut hangat oleh Gubernur Sumbar Buya H. Mahyeldi Ansharullah, SP., MSM, Wali Kota Bukittinggi H.M Ramlan Nurmatias, S.H. Datuak Nan Basa, beserta jajaran Forkopimda dan pemangku kepentingan daerah.

Dalam keterangannya kepada media, Widiyanti Putri mengungkapkan kekagumannya terhadap keindahan alam dan budaya setempat. “Bukittinggi ini luar biasa indah. Kami datang untuk melihat langsung potensi yang dimiliki, termasuk peluangnya dalam program promosi Wonderful Indonesia,” ujarnya.

Ia menegaskan, Kementerian Pariwisata akan fokus pada aspek promosi dan penguatan branding, terutama dalam mendukung pengakuan kawasan ini sebagai bagian dari geopark dunia. “Kita pastikan keindahan dan sejarah Bukittinggi dikenal hingga kancah internasional,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Ramlan Nurmatias menyoroti keunikan Jam Gadang yang disebut hanya memiliki dua “saudara” di dunia, bersanding dengan Big Ben di London. “Kami berharap momentum 100 tahun ini menjadi titik kebangkitan pariwisata. Kami juga memohon dukungan tenaga ahli dan konsultan dari pusat agar pengelolaan wisata berstandar internasional,” ungkap Ramlan.

Dalam pertemuan yang berlangsung akrab di tengah gerimis tersebut, turut didiskusikan usulan penetapan Bukittinggi sebagai “Kota Perjuangan” guna memperkuat wisata sejarah dan edukasi. Kunjungan ditutup dengan penyerahan cenderamata dan foto bersama, diharapkan sinergi ini mampu membawa Bukittinggi semakin bersinar di mata dunia.

  • Wartawan:
    Jonni
    No KTA 12.4/DGR/XI/2025
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *