
BUKITTINGGI-Kebanggaan kembali hadir di lingkungan Sekolah Dasar Negeri 03 Pulai Anak Air. Atika Putri Humairah, salah satu murid berprestasi sekolah ini, sukses mengharumkan nama lembaga pendidikannya melalui capaian gemilang di dua ajang bergengsi sekaligus. Prestasi ini bukan sekadar keberhasilan pribadi, melainkan kado terindah yang dipersembahkan Atika untuk sekolah, keluarga, dan masyarakat luas.
Belum lama berselang, Atika berhasil menyabet medali emas dalam Kejuaraan Instansi Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) tingkat pelajar se Kota Bukittinggi. Kemenangan tersebut membuktikan ketangguhan, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah yang dimiliki Atika, sekaligus menempatkan SD N 03 Pulai Anak Air di deretan sekolah berprestasi di tingkat kota. Kini, di luar bidang olahraga, Atika kembali membuktikan dedikasinya dalam melestarikan budaya leluhur.
Pada Tgl 14–15 September 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi menggelar Workshop Edukatif Kultural Museum Rumah Adat nan Baanjuang 2026. Kegiatan yang diselenggarakan berdasarkan surat edaran nomor 400.6/511/Disdikbud/2026 tertanggal 20 Agustus 2026 ini mengangkat tema “Penutup Kepala Tradisional Minangkabau” dan diikuti SD Negeri maupun Swasta se Kota Bukittinggi. Atika tampil percaya diri dan berhasil meraih predikat Nomor 3 Terbaik.
Atika tidak hanya hadir untuk belajar, tetapi juga menunjukkan pemahaman yang luar biasa mendalam tentang filosofi, sejarah, serta keunikan penutup kepala tradisional Minangkabau. Atas pencapaiannya tersebut,Atika berhak menerima sertifikat penghargaan sekaligus bonus pembinaan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi. Penghargaan ini semakin melengkapi prestasinya, membuktikan bahwa generasi muda dapat berprestasi secara seimbang, baik di bidang olahraga maupun pelestarian budaya bangsa.
Kepala Sekolah SD N 03 Pulai Anak Air, Erizal Efni, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya. “Atika adalah kado terindah bagi sekolah kami. Medali emas pencak silat dan peringkat ketiga dalam workshop budaya ini membuktikan bahwa anak-anak kami mampu bersinar di mana pun mereka berada. Atika telah mengharumkan nama sekolah, dan kami sangat berterima kasih atas kerja keras dan dedikasinya. Semoga pencapaiannya menjadi inspirasi bagi seluruh warga sekolah,” ungkapnya.
Guru pendamping Atika, Amina, S.Pd., juga turut mengapresiasi keberhasilan muridnya. “Saya sangat bangga melihat Atika berjuang dan meraih hasil yang membanggakan. Di tengah kesibukannya berlatih olahraga, ia tetap tekun mendalami budaya daerah. Ini bukan sekadar penghargaan semata, melainkan bukti bahwa Atika adalah anak yang cerdas, berbakti, dan mencintai warisan leluhurnya. Terima kasih Atika, kamu telah membuktikan bahwa kerja keras tidak akan mengkhianati hasil,” ucapnya tulus.

Atika Putri Humairah membuktikan bahwa prestasi sejati lahir dari kerja keras, tekad yang kuat, serta rasa cinta yang mendalam terhadap identitas diri dan budayanya. Semoga keberhasilan Atika dapat menginspirasi lebih banyak generasi muda di Kota Bukittinggi untuk terus berprestasi sekaligus menjadi pelestari warisan budaya Minangkabau yang luar biasa indah ini.


dirgantaraku.com | bukittinggi.top | redakta.xyz | sentral.cfd | bukittinggiku.my.id
Tidak ada komentar