
PADANG – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat menggelar kegiatan Syukuran dan Silaturahmi bersama seluruh jajaran, pejabat administrator, pengawas, serta pegawai pada Selasa, 8 Juli 2026. Acara yang berlangsung di Gedung Kantor Wilayah tersebut bertujuan untuk mempererat kebersamaan, memperkuat soliditas organisasi, serta menanamkan nilai-nilai keislaman dalam setiap aspek pelayanan pemasyarakatan.
Kegiatan ini berjalan dengan suasana penuh kekeluargaan dan kehangatan. Selain sebagai momen berbagi rasa syukur atas segala capaian dan tugas yang telah dijalankan, acara ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarpegawai serta menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Barat menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan kebersamaan di lingkungan organisasi. Beliau menyampaikan bahwa setiap anggota harus memiliki komitmen yang kuat untuk menjalankan tugas dengan profesional, berintegritas, dan selalu mengutamakan kepentingan organisasi serta kepentingan pribadi yang mulia.
Saat di hubungi media Dirgantaraku.com melalui telpon selular Ditjenpas menyampaikan bahwa soliditas dan kekompakan adalah kunci utama dalam menjalankan visi dan misi lembaga. “Kami menekankan bahwa menjaga kebersamaan adalah fondasi utama. Tanpa soliditas, isu-isu yang merusak bisa masuk dan melemahkan organisasi. Maka dari itu, mari kita tetap fokus, bekerja secara profesional, dan menjaga nama baik institusi,” tegas perwakilan Ditjenpas dalam keterangan yang disampaikan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi nasihat keagamaan oleh Ustaz M. Yunus, S.Ag. Dalam penyampaiannya, Ustaz menekankan nilai-nilai keikhlasan, kebersamaan, serta keteladanan dalam menjalani kehidupan sehari-hari maupun dalam pekerjaan. Beliau juga mengingatkan tentang prinsip kebaikan dan pembinaan:
“Kebaikan dan membimbing mereka yang pernah melakukan kesalahan agar kembali ke jalan yang benar. Sesungguhnya kita adalah orang-orang yang diberi amanah untuk membina dan memperbaiki. Tugas kita bukan untuk menghakimi, tetapi membimbing, membetulkan, dan mengarahkan mereka yang pernah salah agar kembali menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” ujar Ustaz M. Yunus.
Acara ditutup dengan doa bersama dan santunan bagi seluruh peserta yang hadir. Kegiatan ini tidak hanya berhasil mempererat hubungan antarpegawai, tetapi juga menanamkan pemahaman bahwa tugas pemasyarakatan bukan sekadar administrasi, namun juga memiliki dimensi pembinaan moral dan spiritual. Diharapkan, semangat kekeluargaan dan nilai-nilai yang didapat dari acara ini dapat menjadi bekal bagi seluruh jajaran dalam melayani masyarakat dan warga binaan dengan lebih baik, jujur, dan berkarakter.


dirgantaraku.com | jamgadangnews.com | bukittinggi.top | redakta.xyz | sentral.cfd | bukittinggiku.my.id
Tidak ada komentar