Skip to content
Breaking News

Aiptu Ramlin Manik:Polantas Latih Tinju Gratis, Ajak Generasi Muda Bukittinggi Jauhi Narkoba Lewat Prestasi

Berita Terkini News Olahraga 3 minutes read 275 views

BUKITTINGGI- -Dirgantaraku.com,-Anggapan bahwa tinju identik dengan kekerasan dan hanya untuk pria bertubuh besar perlahan mulai berubah di Kota Bukittinggi. Melalui latihan tinju gratis yang dibuka untuk umum, olahraga ini justru diperkenalkan sebagai sarana membentuk tubuh yang sehat, mental yang kuat, dan karakter yang disiplin. Pada hari pertama latihan yang digelar di Gedung Parkir Bukittinggi, puluhan putra-putri daerah tampak antusias mengikuti setiap gerakan dasar yang diajarkan langsung oleh pelatih profesional.

Latihan tersebut dipimpin oleh Aiptu Ramlin Manik, anggota Satlantas Polresta Bukittinggi yang akrab disapa Ramlin Manik. Di sela tugasnya sebagai anggota Polri yang mengatur lalu lintas dan melayani masyarakat, Ramlin Manik juga mendedikasikan dirinya sebagai pelatih tinju di Bukittinggi. Baginya, tinju bukan sekadar olahraga adu pukul, melainkan jalan pembinaan bagi generasi muda agar memiliki arah hidup yang positif, percaya diri, dan berprestasi.

Manfaat tinju bagi kesehatan pun tidak bisa dipandang sebelah mata. Olahraga ini terbukti baik untuk kesehatan jantung karena melatih daya tahan kardiovaskular melalui gerakan yang dinamis dan terukur. Selain itu, tinju melatih otot inti dan stabilitas tubuh, sehingga postur menjadi lebih tegak, seimbang, dan kuat. Gerakan memukul, menghindar, dan melangkah secara bersamaan juga meningkatkan koordinasi tubuh, kecepatan reaksi, serta fokus yang sangat berguna dalam aktivitas sehari-hari.

Lebih dari sekadar manfaat fisik, tinju mengajarkan nilai-nilai kehidupan yang penting bagi anak muda. Disiplin waktu, menghormati pelatih dan lawan, mengendalikan emosi, hingga pantang menyerah saat berlatih menjadi bekal karakter yang dibawa hingga ke luar ring. Di tangan pelatih yang tepat, energi dan keberanian anak muda tidak disalurkan ke arah tawuran atau perilaku negatif, melainkan diubah menjadi semangat berlatih, berkompetisi secara sehat, dan meraih prestasi.

Kepedulian itulah yang mendorong Ramlin Manik membuka pelatihan ini tanpa dipungut biaya alias gratis.Ramlin Manik memiliki cita-cita besar untuk menciptakan generasi muda Bukittinggi yang berprestasi dan mampu menyalurkan hobi serta bakatnya ke arah yang positif dan jauh dari narkoba. Menurutnya, banyak anak muda sebenarnya memiliki potensi besar, namun terkendala biaya dan tidak memiliki wadah yang tepat untuk berkembang. Karena itu, ia memberikan fasilitas gratis kepada putra-putri yang betul-betul ingin menyalurkan hobi dan bakatnya di dunia tinju.

Latihan rutin digelar setiap hari Rabu dan Jumat pukul 16.00 WIB di Gedung Parkir Bukittinggi Jln Perintis Kemerdekaan, Dalam setiap pertemuan, peserta tidak hanya diajarkan teknik dasar seperti posisi kuda-kuda, pukulan jab, hook, dan uppercut, tetapi juga dilatih fisik, mental, dan etika sebagai seorang petinju. Suasana latihan dibuat kekeluargaan, sehingga peserta baru yang belum pernah bertinju sekalipun merasa nyaman dan termotivasi untuk terus datang.

Bagi masyarakat yang merasa tidak punya waktu untuk berolahraga, pesan dari kegiatan ini menjadi pengingat penting: cepat atau lambat, kita harus meluangkan waktu untuk merawat penyakit jika tidak mau meluangkan waktu untuk menjaga kesehatan. Melalui tinju gratis ini, Aiptu Ramlin Manik mengajak seluruh generasi muda Bukittinggi untuk bergabung, bergerak, dan berprestasi. Siapa pun yang berminat dipersilakan datang langsung ke lokasi latihan dan bergabung bersama pelatih profesional tanpa biaya apa pun.

Saat di temui di sela kesibukannya sebagai Polantas Sabtu 07-11-2026, Dalam keterangannya, Aiptu Ramlin Manik berharap generasi muda Bukittinggi tidak takut untuk bermimpi dan berani memulai dari hal yang sederhana. “Saya berharap anak-anak muda kita tidak menghabiskan masa mudanya untuk hal-hal yang merusak masa depan. Kalau punya hobi, salurkan. Kalau punya bakat, asah. Saya siap melatih dengan gratis, yang penting mereka mau disiplin, mau berjuang, dan mau menjauhi narkoba,” ujarnya. Kepada para atlet yang dilatihnya, Ramlin berpesan agar tetap rendah hati, rajin berlatih, dan menjaga nama baik orang tua serta daerah. Ia pun bermimpi suatu hari nanti, dari gedung parkir yang sederhana ini akan lahir petinju-petinju hebat asal Bukittinggi yang mampu mengharumkan nama Sumatera Barat bahkan Indonesia di kancah nasional maupun internasional.

Share
Avatar of Jonni
Written by