
BUKITTINGGI, Rabu, 03 Juni 2026-Satlantas Polresta Bukittinggi menegaskan komitmennya menindak tegas pengendara sepeda motor yang masih menggunakan knalpot tidak standar atau yang dikenal masyarakat sebagai “knalpot brong”. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Kepala Unit Turjawali (Pengawasan dan Penertiban Pengguna Jalan Raya) Satlantas Polresta Bukittinggi, Iptu Abdi Priyono, S.H., didampingi Kepala Bawah Operasi (KBO) Satlantas, Ipda Yandi, saat berbincang dengan awak media yang tergabung dalam Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) di ruang kerja Satlantas. Abdi menegaskan, pelanggaran ini kini didominasi oleh remaja, bahkan banyak di antaranya masih berusia di bawah umur dan belum memiliki izin mengemudi.
Iptu Abdi Priyono menyoroti maraknya penggunaan knalpot brong yang dinilai sudah sangat meresahkan masyarakat luas. “Penggunaan knalpot brong ini bukan hanya melanggar aturan teknis kendaraan, tapi juga sangat mengganggu ketenangan dan kenyamanan warga. Kami menerima banyak sekali pengaduan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan suara bising yang ditimbulkan, apalagi terjadi di jam-jam istirahat atau malam hari. Oleh karena itu, kami tidak akan tinggal diam dan akan mengambil tindakan tegas serta berani bagi setiap pengendara yang kedapatan melanggar,” tegas Abdi.
Selain masalah knalpot brong, pihaknya juga mencatat berbagai pelanggaran lain yang kerap dilakukan kelompok remaja tersebut, mulai dari bonceng tiga, tidak menggunakan helm standar, hingga aksi berbahaya seperti standing atau berdiri di atas kendaraan saat melaju di jalan raya. Menurut Abdi, segala tindakan tersebut sangat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lain, serta berpotensi besar menimbulkan kecelakaan lalu lintas yang fatal. “Ini bukan soal aturan semata, tapi soal nyawa dan keselamatan bersama,” tambahnya.
Penindakan dilakukan secara rutin setiap hari, dengan peningkatan intensitas patroli pada malam hari. Setiap pengendara yang tertangkap tangan akan langsung dikenakan sanksi tilang sesuai peraturan yang berlaku. Tidak hanya itu, para pelanggar juga diwajibkan mengganti kembali knalpot kendaraannya dengan suku cadang asli atau standar pabrik sebelum diizinkan melanjutkan perjalanan. Terkait isu yang beredar mengenai petugas “polisi koboi”, Abdi menegaskan hal itu adalah berita bohong atau hoaks. Pihaknya menjelaskan bahwa penggunaan pakaian dinas berupa celana dinas dipadukan kaos dan rompi khusus pada petugas malam bertujuan strategis agar tidak mudah dikenali, sehingga pengawasan terhadap kelompok yang sering ugal-ugalan dapat berjalan lebih efektif.
Sesuai arahan Kasat Lantas Polresta Bukittinggi, Akp Irsyad Fathur Rachman, Ipda Yandi menyampaikan bahwa seluruh operasi dan penindakan yang dilakukan berjalan sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku. “Kami menjalankan segala kebijakan dan langkah operasi ini berdasarkan arahan langsung dari Bapak Kasat Lantas. Fokus kami adalah menciptakan rasa aman dan tertib, tanpa mengabaikan aspek hukum dan hak-hak masyarakat. Semua tindakan petugas di lapangan sudah kami atur dan kami awasi agar tetap profesional, tegas namun tetap manusiawi,” ujar Yandi.
Di sisi lain, Satlantas Polresta Bukittinggi juga tengah memaksimalkan kesiapan personel mengingat kota ini sedang menggelar perayaan besar Satu Abad Jam Gadang. Acara bersejarah ini diprediksi akan dihadiri tidak hanya oleh tamu dari berbagai daerah dan provinsi di Indonesia, tetapi juga tamu kehormatan yang datang dari 38 negara sahabat. Hal ini menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab besar bagi kepolisian daerah untuk menjamin keamanan dan kelancaran lalu lintas di setiap ruas kota.
“Menyambut acara besar ini, seluruh tim dan anggota Satlantas sudah kami siapkan dan siagakan sepenuhnya sesuai perintah pimpinan. Kami tempatkan petugas dalam posisi siaga dan patroli di titik-titik strategis, terutama di jalan-jalan utama dan rute yang akan dilalui tamu-tamu kehormatan. Kami pastikan arus lalu lintas aman, tertib, dan kondusif, agar perayaan bersejarah Satu Abad Jam Gadang ini berjalan lancar, berkesan, dan menjaga nama baik Bukittinggi di mata nasional maupun internasional,” pungkas Iptu Abdi Priyono.

dirgantaraku.com | jamgadangnews.com | bukittinggi.top | redakta.xyz | sentral.cfd | bukittinggiku.my.id
Tidak ada komentar