
BUKITTINGGI – Perguruan Pencak Silat (PPS) Tameng Jagad mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih total 34 medali dalam Kejuaraan Pencak Silat yang diselenggarakan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bukittinggi. Kompetisi berlangsung selama empat hari, mulai 18 hingga 21 Juni 2026, di GOR Bermawi Gulai Bancah,Yang mempertandingkan kategori jurus tunggal dan laga. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan sekaligus bukti konsistensi pembinaan yang dilakukan perguruan tersebut.
Prestasi ini bukanlah hasil yang diraih secara instan. Menurut Pelatih PPS Tameng Jagad, Yandri, capaian tersebut lahir dari perjuangan panjang, latihan terstruktur, serta kedisiplinan tinggi para atlet. “Semua hasil ini berkat kerja keras dan kedisiplinan anak-anak dalam berlatih. Tidak ada keberhasilan yang datang begitu saja; semuanya melalui proses yang harus dilalui dengan kesungguhan. Kami tidak pernah memaksakan hasil secara mendadak, melainkan membangun kemampuan mereka secara bertahap dari dasar hingga ke tahap lanjutan,” ujarnya saat ditemui seusai kejuaraan.
Keberhasilan ini menjadi modal berharga menghadapi ajang bergengsi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN). Menurut rencana, O2SN akan digelar sekitar delapan bulan ke depan. Oleh karena itu, Yandri menegaskan persiapan harus dimulai sejak dini agar para atlet matang secara fisik maupun mental. “Kita mulai dari sekarang mempersiapkan bekal dan kekuatan mental anak-anak. Ini ajang yang kompetitif, sehingga kesiapan menyeluruh menjadi kunci utama. Kami akan memperketat jadwal latihan, memperbaiki teknik, serta membangun rasa percaya diri agar mereka tidak gugup saat bertanding nanti,” tambahnya penuh semangat.

Sebelumnya, di tingkat provinsi Sumatera Barat, atlet binaannya juga menunjukkan performa yang tidak kalah mengesankan. PPS Tameng Jagad berhasil mengumpulkan tiga medali, terdiri dari satu emas, satu perak, dan satu perunggu. Capaian ini mengungguli perolehan sejumlah kontingen dari daerah lain di Sumbar, membuktikan daya saing yang terus meningkat. “Hasil ini menjadi bukti bahwa pola latihan yang kami terapkan sudah berjalan ke arah yang benar. Kami mampu bersaing dengan atlet dari daerah lain yang juga memiliki pembinaan yang baik,” jelas Yandri.

Salah satu hasil terbaik adalah kelolosan atlet bernama Farel ke tingkat nasional pada kategori usia dini. Keikutsertaan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi perguruan, sekolah, dan daerah asalnya. Yandri menyampaikan harapan besar agar Farel dapat memberikan penampilan terbaik di panggung lebih tinggi. “Semoga perjuangan Farel membuahkan hasil membanggakan dan mampu mengharumkan nama Provinsi Sumatera Barat, sekolah, serta perguruan kita. Kami akan mendampinginya secara khusus agar ia siap menghadapi lawan-lawan tangguh dari seluruh Indonesia,” ungkapnya optimistis.

Dengan dukungan pembinaan berkelanjutan, PPS Tameng Jagad terus berkomitmen melahirkan atlet-atlet andalan. Keberhasilan di tingkat kota dan provinsi menjadi pijakan kuat untuk menargetkan capaian lebih tinggi di masa mendatang, sekaligus mengangkat nama Bukittinggi dan Sumatera Barat di kancah olahraga nasional. “Kami tidak akan berpuas diri dengan apa yang sudah dicapai. Tantangan ke depan masih lebih berat, tapi dengan semangat yang sama, kami yakin bisa terus memberikan prestasi terbaik,” pungkas Yandri menutup perbincangan.

dirgantaraku.com | jamgadangnews.com | bukittinggi.top | redakta.xyz | sentral.cfd | bukittinggiku.my.id
Tidak ada komentar