
BUKITTINGGI, Minggu, 7 Juni 2026 – Suasana penuh semangat dan kehangatan persaudaraan menyelimuti kawasan pelataran Jam Gadang, Bukittinggi hari ini. Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri RI sekaligus Ketua Ikatan Alumni Universitas Andalas (IKA Unand), Denny Abdi, SE., M.Si., secara resmi membuka ajang olahraga lari bertaraf internasional Jam Gadang Fun Run 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian utama dalam perayaan bersejarah satu abad keberadaan ikon kebanggaan masyarakat Minangkabau tersebut.
Kegiatan lari sejauh 5 kilometer ini tidak hanya diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga dihadiri langsung oleh sejumlah tamu kehormatan tingkat tinggi. Di antaranya Duta Besar Kerajaan Belanda, Mr. Marc Gerritsen; Duta Besar Bosnia dan Herzegovina, Yang Mulia Armin Limo; serta Duta Besar Republik Sosialis Vietnam, Ta Van Thong. Turut hadir pula Koordinator Penanggung Jawab Istana Bung Hatta, Zulkarnain, S.Sos., yang menambah kemegahan acara pagi ini.
Denny Abdi hadir didampingi oleh sejumlah pemimpin daerah dan pimpinan instansi penting, antara lain Asisten III Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Medi Iswandi, ST., MM.; Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Barat, DR. (Cand.) Maidanur, SH., MH., MM.; jajaran pimpinan Kota Bukittinggi, Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Chandra, serta para pimpinan perbankan, perusahaan daerah, dan unsur pimpinan TNI/Polri, di antaranya Dandim 0304/Agam, Letkol. Inf. Slamet Dwi Santoso, dan Kapolresta Bukittinggi. Kehadiran Anggota DPD RI, Cerin Iralloza Tasya, S.Ked., serta para anggota DPRD dan pimpinan lembaga keuangan syariah juga turut memeriahkan jalannya acara.
Dalam sambutannya, Denny Abdi menegaskan bahwa kegiatan olahraga ini memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar kompetisi. Ajang ini menjadi simbol persahabatan yang erat dan kolaborasi yang nyata di tingkat internasional. Ia menyoroti posisi strategis Bukittinggi dalam sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa, mengingat kota ini pernah menjadi pusat Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang dipimpin oleh Perdana Menteri Mr. Syafruddin Prawiranegara di masa sulit perjuangan mempertahankan kemerdekaan.
“Bukittinggi memiliki paket lengkap keunggulan, baik dari sisi sejarah perjuangan bangsa maupun keindahan alamnya yang memesona. Ke depan, potensi luar biasa ini harus dikelola secara rapi, terencana, dan profesional. Kehadiran para duta besar negara sahabat hari ini menjadi momentum emas untuk semakin memperkuat citra positif Bukittinggi di mata dunia internasional,” ujar Denny di hadapan ribuan peserta dan undangan.
Lebih jauh, mantan diplomat ini mengimbau agar Bukittinggi terus berbenah dengan mengadopsi berbagai praktik terbaik atau best practice yang telah diterapkan di negara-negara lain yang maju dan tertib. Hal ini terutama menyangkut aspek kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah yang efektif, penyediaan air bersih yang memadai, serta pembangunan berwawasan lingkungan atau go green.
“Kita harus kompak dan bersatu padu memiliki visi yang sama untuk mempromosikan Bukittinggi. Di usianya yang genap satu abad ini, kota ini harus tampil lebih terbuka dan ramah bagi siapa saja, namun tetap kokoh menjaga identitas khas serta kearifan budaya lokal yang menjadi daya tarik utamanya,” tegasnya.
Menurut Denny, kekayaan budaya dan tata krama masyarakat yang santun merupakan modal terbesar yang dimiliki daerah ini. Hal inilah yang sesungguhnya dicari dan ingin dilihat secara langsung oleh para pengunjung, terutama wisatawan mancanegara. “Orang asing datang jauh-jauh ke sini untuk menyaksikan keunikan yang tidak mereka temukan di tempat lain. Oleh karena itu, budaya lokal dan nilai-nilai luhur masyarakat harus tetap menjadi kekuatan utama yang kita tonjolkan dan kita jaga,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menegaskan komitmen kuat pemerintah daerahnya untuk terus membenahi wajah kota agar semakin nyaman ditinggali maupun dikunjungi. Salah satu fokus utamanya adalah menjadikan Bukittinggi sebagai kota yang sangat ramah bagi pejalan kaki.
“Prinsip kami sederhana, kami ingin menjadikan Bukittinggi sebagai kota yang mampu menyelesaikan masalah yang dihadapi warganya, bukan kota yang justru menciptakan masalah baru. Langkah ini sejalan dengan pencapaian kami saat ini, di mana Bukittinggi telah masuk dalam 10 program prioritas Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas terkait penataan kota bertaraf dunia,” ungkap Ramlan penuh harap.
Sebagai bentuk apresiasi kepada antusiasme peserta, kegiatan International Jam Gadang Fun Run 2026 ini menyediakan berbagai hadiah menarik dan menggiurkan, di antaranya dua unit sepeda motor listrik serta sejumlah hadiah hiburan lainnya yang tak kalah menarik.

Melalui gelaran akbar ini, Pemerintah Kota Bukittinggi menaruh harapan besar agar peringatan satu abad Jam Gadang tidak hanya berhenti sebagai perayaan kenangan sejarah semata, melainkan menjadi titik tolak dan langkah nyata yang mampu memperkuat sektor pariwisata, menggerakkan roda perekonomian masyarakat, serta semakin memperluas jejaring kerja sama dan pengakuan internasional bagi Kota Bukittinggi.

dirgantaraku.com | jamgadangnews.com | bukittinggi.top | redakta.xyz | sentral.cfd | bukittinggiku.my.id
Tidak ada komentar