Di Latar Ikonik Jam Gadang, PPS Tameng Jagad dan Bintang Muda Gelar Latihan Bersama, Sihir Warga dan Wisatawan Asing

3 menit membaca
Jonni
Berita Terkini, News - 19 Jul 2026

BUKITTINGGI – Plajaran Jam Gadang yang menjadi jantung ikon pariwisata Sumatera Barat berubah menjadi gelanggang seni bela diri yang memukau pada Minggu pagi (19/7/2026). Ratusan mata warga yang berkunjung terpaku menyaksikan aksi serempak dari dua perguruan pencak silat kebanggaan daerah, yaitu PPS Tameng Jagad dan Perguruan Bintang Muda yang menggelar latihan gabungan sekaligus unjuk kebolehan di hadapan umum. Langkah ini menjadikan cagar budaya tersebut sebagai panggung penghormatan bagi warisan leluhur sekaligus bukti hidupnya tradisi di tengah masyarakat.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pemanasan dan latihan fisik yang dilakukan secara serentak oleh seluruh peserta didik dari kedua perguruan. Dengan kekompakan gerakan dan disiplin tinggi, para atlet muda tampil memukau menyelaraskan langkah dan napas di bawah sinar matahari pagi. Suasana semakin meriah ketika mereka secara bersama-sama menampilkan jurus-jurus tunggal yang indah, berirama, dan penuh makna, yang menyatu dengan keindahan arsitektur Jam Gadang di latar belakangnya.

Penampilan yang rapi, bertenaga, namun tetap anggun ini menyedot perhatian ratusan warga yang memadati area sekitar. Rasa takjub dan decak kagum tak henti terdengar dari penonton yang hadir, bahkan tak sedikit yang merekam momen tersebut untuk dibagikan ke kerabat. Penampilan ini seolah berubah menjadi sebuah pentas seni budaya yang memukau, menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, melainkan bagian dari identitas dan keanggunan budaya Minangkabau.

Kekaguman tak hanya datang dari warga lokal, namun juga menyentuh hati wisatawan mancanegara yang kebetulan sedang berkunjung ke lokasi. Salah satu turis asing dari Belanda (Robert) tampak sangat terpikat dan antusias, bahkan berinisiatif mendekat dan menawarkan diri untuk berfoto bersama para atlet silat dari kedua perguruan. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa pesona pencak silat asli Indonesia mampu berbicara dan menarik minat dunia.

Pelatih PPS Tameng Jagad, Yandri, mengungkapkan kebanggaan dan rasa syukurnya atas terlaksananya kegiatan ini. “Kolaborasi dengan Perguruan Bintang Muda ini adalah bukti persaudaraan dan persatuan antar sesama penggiat silat di Bukittinggi. Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa silat adalah milik kita, indah untuk dipelihara, dan mampu menyatukan hati siapa saja yang menyaksikannya,” ujar Yandri.Momen ini juga menjadi sarana mengasah mental atlet agar tetap berani dan tenang saat tampil di hadapan banyak orang.

Sementara itu, Pelatih Perguruan Bintang Muda, Riki, menyambut baik kegiatan latihan bersama ini. “Bagi kami, silaturahmi antar perguruan sangatlah penting. Lewat latihan bersama ini, kita saling belajar, mengisi, dan mempererat tali persaudaraan tanpa memandang perbedaan. Respon antusiasme masyarakat dan wisatawan asing ini adalah energi positif bagi kami untuk terus melestarikan dan mengembangkan seni bela diri warisan leluhur ini ke arah yang lebih baik,” tegas Riki.

Kegiatan ini pun ditutup dengan kebersamaan yang hangat, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh warga yang hadir. Sinergitas antara PPS Tameng Jagad dan Perguruan Bintang Muda diharapkan terus berlanjut, tidak hanya melahirkan prestasi di gelanggang, tetapi juga menjadikan pencak silat sebagai daya tarik sekaligus kebanggaan yang terus mengharumkan nama Bukittinggi di mata dunia.

  • Wartawan:
    Jonni
    No KTA 12.4/DGR/XI/2025
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x