
Bukittinggi, Minggu 21 Juni 2026 – Gelaran Kejuaraan Pencak Silat yang diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bukittinggi resmi berakhir pada hari ini. Ajang yang berlangsung di Gedung Olahraga Bermawi ini berjalan meriah dan dihadiri ratusan penonton yang memadati tempat pertandingan, sekaligus melahirkan sederet atlet muda berpotensi yang menunjukkan performa terbaiknya di atas arena.
Salah satu nama yang berhasil menyita perhatian sekaligus mengukir prestasi gemilang adalah Atika Putri Humairah. Siswi kelas 4 Sekolah Dasar Negeri 03 PPA ini tergabung dalam Perguruan Pencak Silat (PPS) Tameng Jagad. Dalam kejuaraan kali ini, Atika sukses menyabet medali emas pada nomor Jurus Tunggal, membawa kebanggaan bagi dirinya, keluarga, sekolah, serta perguruan tempatnya menuntut ilmu bela diri.
Keberhasilan ini bukan hanya mendapatkan apresiasi dari jajaran dewan juri, tetapi juga mendapat support dari Mushelfhy Murni st. Marungguah, selaku Tuo Silek Tameng Jagad, menyampaikan rasa bangganya atas capaian yang diraih atlet muda tersebut. Menurutnya, Atika adalah contoh nyata bibit atlet yang memiliki kualitas sejak usia dini.
“Atika benar-benar menunjukkan bakat yang luar biasa sejak awal ia bergabung dengan perguruan kami. Ia cepat memahami ajaran, memiliki rasa hormat yang baik, dan selalu semangat dalam setiap sesi latihan. Sebagai pendatang baru, pencapaian medali emas ini bukanlah hal yang mudah, tapi ia mampu membuktikan bahwa kemauan dan bakat bisa berjalan beriringan,” ujar Mushelfhy.

Sementara itu, salah satu juri pertandingan Firdaus Hamzari(Pipin)juga memberikan penilaian yang mendalam. “Atika adalah seorang atlet yang sangat berbakat, khususnya dalam nomor Jurus Tunggal. Ia mampu menampilkan rangkaian gerakan yang cukup rapi, tepat, dan sesuai standar yang ditetapkan. Namun, masih ada hal yang bisa ditingkatkan, yaitu tenaga yang lebih penuh dan mantap dalam setiap perpindahan gerakan agar tampilan menjadi lebih sempurna,” tambahnya.
Lebih lanjut, Pipin menilai mental Atika dan dukungan yang ia terima sebagai modal penting. “Yang paling luar biasa, meski baru pertama kali bertanding di hadapan ratusan penonton, ia tetap tenang dan percaya diri. Ditambah lagi dengan bimbingan terarah serta kedisiplinan yang diterapkan oleh Pelatih Yandri dan pengawasan dari Tuo Silek, saya sangat yakin Atika memiliki peluang besar untuk terus berkembang dan meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi lagi,” tegasnya.

Prestasi yang diraih Atika ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan usia dini yang baik akan melahirkan atlet berkualitas. Keberhasilannya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak lain untuk mencintai dan melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa, sekaligus membuktikan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk meraih pencapaian yang membanggakan.


dirgantaraku.com | jamgadangnews.com | bukittinggi.top | redakta.xyz | sentral.cfd | bukittinggiku.my.id
Tidak ada komentar