

Bukittinggi, 26 April 2026 –Dirgantaraku.com,-Menjelang pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SD yang akan digelar pada hari Selasa, 28 April 2026 di GOR Bermawi, PPS Tameng Jagad terus memaksimalkan persiapan. Tim pelatih melakukan pemantapan latihan fisik dan teknik guna memastikan para atlet muda tampil maksimal di atas matras.
Kegiatan latihan berlangsung dengan penuh semangat di lokasi yang berada di samping Hotel Rocky, Pasar Atas. Suasana latihan terlihat semakin positif menyusul kesuksesan yang diraih oleh tim SMP PPS Tameng Jagad pada ajang sebelumnya, di mana mereka berhasil menyabet tiga medali. Prestasi gemilang tersebut terdiri dari dua medali untuk tim putri dan satu medali untuk tim putra, menjadi motivasi besar bagi adik-adik tingkat mereka.
Kali ini, PPS Tameng Jagad kembali mengirimkan wakilnya dengan menurunkan total 12 murid terbaik. Dari jumlah tersebut, tercatat 8 atlet putri dan 4 atlet putra yang siap bertanding mewakili sekolah dan perguruan. Menariknya, seluruh atlet yang turun pada ajang kali ini merupakan debutan atau baru pertama kali mengikuti kompetisi tingkat ini.

“Dari 12 murid yang kita turunkan ini, semuanya baru turun perdana khusus untuk putri,” ungkap Yandri, selaku pelatih PPS Tameng Jagad saat ditemui di sela-sela latihan. Ia mengaku optimistis meski para atlet masih tergolong baru di kancah kompetisi.
Pelatih Yandri berharap agar para muridnya dapat menampilkan permainan yang terbaik. “Kita berharap mereka bisa memberikan dan menampilkan permainan serta jurus-jurus tarung dengan baik dan benar. Tujuannya tentu saja agar bisa mengharumkan nama sekolah dan juga nama besar Perguruan Tameng Jagad,” tegasnya.

Selain mengutamakan kemenangan, Yandri juga menekankan aspek karakter. Ia berpesan agar seluruh atlet menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama bertanding. “Mainlah dengan keras dan fair, hormati lawan dan wasit, itu yang paling penting,” tambahnya.
Ada yang Beda dan Istimewa
Hal yang berbeda dan istimewa di PPS Tameng Jagad tidak hanya terlihat dari murid-murid yang tampak disiplin, rajin sholat, dan selalu kompak, tetapi juga tercermin dari para wali murid yang selalu akur dan bersatu. Terlihat jelas suasana kebersamaan saat istirahat latihan, di mana para orang tua rela membawa dan membeli nasi untuk bekal makan bersama. Mereka bercanda, bergurau, dan makan bersama sembari memberikan semangat bagi putra-putri mereka.

Terasa sekali semboyan “Tak sedarah namun menjadi saudara” begitu kental melekat. Wali murid dan murid-murid seolah memiliki prinsip yang sama, menjadikan suasana latihan sangat menyenangkan dan mengharukan. Di PPS Tameng Jagad, selain menimba ilmu bela diri, terjalin pula tali silaturahmi dan persaudaraan yang sangat erat dan tulus.
Sementara itu, salah seorang orang tua murid, R (40), mengaku sangat bangga melihat keseriusan anak-anaknya berlatih. “Kami sangat mendukung penuh kegiatan positif ini. Terima kasih yang sebesar-besarnya kami ucapkan kepada pelatih yang sudah sabar membimbing, melatih, dan mendidik anak-anak kami dengan penuh dedikasi. Semoga semua latihan keras ini membuahkan hasil yang membanggakan,” tuturnya penuh harap.


dirgantaraku.com | jamgadangnews.com | bukittinggi.top | redakta.xyz | sentral.cfd | bukittinggiku.my.id
Tidak ada komentar