
Padang -Senin 28-09-3026,-Di balik helm dan masker hitam bertuliskan Gojek itu, ada sosok wanita yang tak pernah menyerah pada keadaan. Namanya Yolanda, seorang driver online dari Kota Padang. Di usianya yang masih (35)harus memikul beban yang tak ringan: menjadi ibu sekaligus ayah bagi 4 orang buah hatinya.
Kegagalan dalam berumah tangga tidak membuat Yolanda terpuruk. Justru dari luka itulah ia ditempa menjadi wanita yang luar biasa tangguh dan tegar. Status sebagai janda muda tidak ia jadikan alasan untuk dikasihani. Baginya, air mata hanya boleh jatuh di atas sajadah, setelah itu ia harus kembali kuat, karena di rumah ada 4 pasang mata kecil yang menatapnya penuh harap.
Setiap hari, sebelum matahari terbit, Yolanda sudah mengikat rambutnya, mengenakan jaket, dan menghidupkan motornya. Jalanan Kota Padang yang berdebu, panas menyengat siang hari, hingga hujan deras yang tiba-tiba mengguyur adalah saksi bisu perjuangannya. Ia mempertaruhkan nyawanya di atas aspal demi satu notifikasi orderan masuk, demi beberapa lembar rupiah untuk beras dan uang sekolah anak-anaknya.
Tak jarang Yolan harus menahan lapar, menahan lelah, bahkan menahan rasa takut ketika harus mengantar penumpang hingga larut malam. Tubuhnya yang kecil harus melawan kerasnya jalanan yang biasanya didominasi kaum pria. Cemoohan, tatapan meremehkan, hingga resiko kecelakaan selalu mengintai, namun semua itu ia telan bulat-bulat. Di dalam hatinya hanya ada satu kalimat: “Anak-anak harus tetap makan dan tetap sekolah.”
Ada hari di mana orderan sepi, motornya mogok di pinggir jalan, dan ia hanya bisa menangis dalam diam di balik maskernya. Namun tangis itu tak lama. Ia segera menghapus air matanya, mengingat tawa keempat buah hatinya yang menjadi alasan ia bertahan. Bagi Yolanda, lelah itu boleh, menyerah jangan.
Yolanda bukan sekadar driver online. Ia adalah potret nyata dari kekuatan seorang ibu. Ia adalah bukti bahwa cinta seorang ibu mampu mengubah wanita yang rapuh menjadi singa yang pemberani. Ia tidak mencari belas kasihan, ia hanya mencari rezeki yang halal dengan cara yang terhormat.

Kini, setiap putaran roda motornya adalah doa. Setiap tetes keringatnya adalah bukti cinta. Yolanda mengajarkan kita bahwa kebahagiaan anak tidak diukur dari kemewahan, tapi dari seorang ibu yang tidak pernah berhenti berjuang, meski dunia terasa begitu berat untuk dipikul sendirian.


dirgantaraku.com | bukittinggi.top | redakta.xyz | sentral.cfd | bukittinggiku.my.id
Tidak ada komentar