
Bukittinggi–Dirgantaraku.com,- Memperingati Hari Kartini yang jatuh setiap tanggal 21 April, bukan hanya sekadar mengenang jasa pahlawan emansipasi wanita masa lalu. Di tengah masyarakat modern saat ini, semangat Raden Ajeng Kartini ternyata masih terus hidup dan diwariskan oleh sosok-sosok wanita tangguh yang tak kenal lelah memperjuangkan hak dan martabat perempuan. Salah satu di antaranya adalah Wizaandrita, atau yang akrab disapa Kak Rita, seorang putri terbaik yang lahir pada 2 September 1965, yang kini menjadi bukti nyata bahwa jiwa kebangsaan dan perjuangan perempuan terus berkobar.
Sama halnya dengan Ibu Kartini yang gigih memperjuangkan pendidikan dan kesetaraan gender, Wizaandrita juga memiliki visi dan misi yang serupa. Sepanjang hidupnya, ia telah mencurahkan seluruh tenaga dan pikiran untuk mengabdi kepada masyarakat, khususnya dalam memperjuangkan hak asasi wanita. Dedikasinya yang tinggi terhadap kemajuan perempuan menjadikannya teladan yang patut diteladani, seolah-olah api semangat yang dulu menyala di dada Kartini kini berpindah dan terus menyala dalam diri sosok inspiratif ini.
Perjalanan karier dan pengabdian Kak Rita sangatlah panjang dan membanggakan. Namanya tidak asing lagi di dunia penyiaran dan komunikasi di Sumatera Barat. Pengalamannya sebagai mantan penyiar RRI, mantan Kepala LPPL Sawahlunto FM, hingga menjabat sebagai Kepala Bagian Humas dan Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika, membuktikan kapasitasnya sebagai wanita profesional yang mampu bersaing dan memimpin di berbagai bidang strategis.
Kiprahnya tidak hanya terbatas pada birokrasi dan organisasi kemasyarakatan, namun juga merambah ke dunia kesehatan dan olahraga. Hingga saat ini, Wizaandrita masih sangat aktif mengabdikan diri di berbagai bidang. Salah satu bukti kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat adalah keaktifannya sebagai pengurus di salah satu persatuan olahraga tulang dan sendi di Kota Bukittinggi. Hal ini menunjukkan bahwa perhatiannya sangat luas, tidak hanya pada pemberdayaan manusia, tetapi juga pada kesehatan fisik dan kualitas hidup masyarakat.

Selain itu, ia juga memegang amanah penting sebagai Ketua Asosiasi LPPL Radio dan TV se-Sumatera Barat. Posisi ini menuntut tanggung jawab besar dalam mengawal informasi dan pengembangan media lokal, yang ia jalankan dengan penuh tanggung jawab. Berbagai organisasi yang dipimpin dan diikutinya menjadi wadah baginya untuk terus menebar pengaruh positif dan perubahan bagi lingkungan sekitar.
Berkat kerja keras, keberanian, dan dedikasi yang tak kenal lelah, berbagai penghargaan pun berhasil ia raih. Prestasinya tidak hanya diakui di tingkat daerah, tetapi juga hingga ke level nasional. Salah satu apresiasi yang membanggakan adalah diraihnya penghargaan bergengsi KPID Awards untuk kategori Tokoh Inspiratif Penyiaran. Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa kontribusinya dalam dunia informasi dan pemberdayaan masyarakat sangatlah luar biasa.

Di Hari Kartini ini, sosok Wizaandrita hadir sebagai inspirasi bahwa perjuangan untuk kesetaraan dan kemajuan tidak pernah berakhir. Ia adalah Kartini masa kini yang terus bergerak, berkarya, dan mengabdi di berbagai sektor kehidupan. Semoga semangat yang ditunjukkan oleh Kak Rita dapat memotivasi generasi muda, khususnya kaum wanita, untuk terus bermimpi, berprestasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah dan bangsa, sebagaimana cita-cita luhur Ibu Kartini dahulu.

dirgantaraku.com | jamgadangnews.com | bukittinggi.top | redakta.xyz | sentral.cfd | bukittinggiku.my.id
Tidak ada komentar