Kunrat Kasmiri: Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia

3 menit membaca
Jonni
Berita Terkini, News - 01 Jun 2026

PADANG – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Juni. Upacara peringatan tahun 2026 ini dilaksanakan secara khidmat di Lapangan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang, dihadiri oleh seluruh jajaran pegawai Kantor Wilayah serta para petugas dan staf Lapas Kelas IIA Padang. Momen bersejarah ini dijadikan wadah untuk kembali meneguhkan komitmen kebangsaan, dengan mengusung tema besar “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” sebagai semangat utama dalam setiap langkah pengabdian.

Rangkaian upacara berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh penghayatan, diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Prosesi dilanjutkan dengan pembacaan Teks Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta penyampaian amanat yang menegaskan kembali posisi Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan pedoman utama dalam setiap tindakan, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun pelaksanaan tugas sebagai aparatur negara. Suasana haru dan rasa tanggung jawab yang besar terasa menyelimuti seluruh peserta upacara yang hadir.

Dalam amanat yang dibacakan, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri, menyampaikan pesan penting dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia. Ditegaskan bahwa Indonesia memiliki komitmen kuat untuk terus berkontribusi mewujudkan perdamaian dunia yang sejati, yang tidak hanya diartikan sebagai tidak adanya peperangan, melainkan kehadiran keadilan bagi seluruh umat manusia tanpa memandang perbedaan. Nilai-nilai luhur Pancasila dianggap sebagai landasan paling kokoh untuk mewujudkan cita-cita mulia tersebut.

Lebih jauh, Kunrat Kasmiri dalam pernyataannya sendiri menekankan bahwa bagi jajaran pemasyarakatan, pengamalan Pancasila bukan sekadar kewajiban formalitas, melainkan kebutuhan mendasar dalam menjalankan tugas negara yang berat namun mulia. “Sebagai garda terdepan pelaksanaan pembinaan dan pengamanan, kita harus menjadikan nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial sebagai kompas arah kerja kita. Integritas, profesionalitas, dan pelayanan prima yang kita berikan adalah wujud nyata pengamalan sila-sila Pancasila di lapangan,” ujar Kunrat saat memberikan arahan kepada seluruh pegawai.

Lebih lanjut Kunrat juga menambahkan bahwa tema peringatan tahun ini sangat relevan dengan tantangan zaman yang terus berubah. Di tengah dinamika global dan keberagaman yang ada di Indonesia, Pancasila berfungsi sebagai perekat persatuan yang paling kuat. “Di lingkungan kerja kita yang beragam asal daerah dan latar belakang, semangat persatuan dalam Pancasila harus makin kita perkokoh. Kita adalah satu keluarga besar Pemasyarakatan yang bergerak satu tujuan, yakni mewujudkan keamanan dan pembinaan yang bermartabat,” tegas Kunrat.

Menutup kegiatan yang berlangsung penuh kekhidmatan ini, diharapkan peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi menjadi titik tolak pembaruan semangat pengabdian. Seluruh jajaran Pemasyarakatan Sumatera Barat diharapkan semakin konsisten mengamalkan nilai-nilai luhur tersebut dalam setiap langkah kerja, demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik, serta memberikan sumbangsih nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia yang kita cintai.

  • Wartawan:
    Jonni
    No KTA 12.4/DGR/XI/2025
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *