Kadis Damkarmat Bukittinggi Turun Langsung Perkuat Budaya Pencegahan Kebakaran di Sektor Usaha

2 menit membaca
Jonni
Berita Terkini, News - 10 Jun 2026

BUKITTINGGI –Rabu 09-06-2026,-Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bukittinggi terus gencar menanamkan kesadaran akan pentingnya keamanan dan keselamatan kebakaran di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan pelaku usaha. Hari ini, melalui Bidang Pencegahan, pihaknya melaksanakan serangkaian kegiatan yang meliputi inspeksi kelayakan alat proteksi kebakaran, sosialisasi teknik pencegahan dan penanggulangan kebakaran, serta penyampaian himbauan resmi dari Wali Kota Bukittinggi kepada sejumlah pengelola usaha di wilayah tersebut.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Damkarmat Kota Bukittinggi, Joni Feri, AP. Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap ketersediaan dan fungsi Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta peralatan pendukung lainnya. Selain itu, disampaikan pula materi edukasi mengenai langkah antisipasi dini dan pengenalan Program GEMPAR, yang menjadi andalan dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bahaya kebakaran.

Joni Feri menegaskan bahwa keselamatan dari ancaman kebakaran bukanlah tanggung jawab semata-mata bagi petugas pemadam kebakaran, melainkan menjadi kewajiban dan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk para pelaku usaha. Menurutnya, upaya pencegahan yang dilakukan secara konsisten jauh lebih efektif dibandingkan tindakan pemadaman setelah peristiwa terjadi.

“Saat api belum menyala, upaya pencegahan sebenarnya sudah bekerja menyelamatkan nyawa dan harta benda. Kami ingin mengubah pola pikir, bahwa mencegah lebih baik daripada mengatasi. Lingkungan usaha yang aman tidak hanya melindungi aset pemilik, tetapi juga menjamin keselamatan karyawan dan pengunjung yang datang,” tegas Joni Feri di hadapan para peserta.

Joni Feri juga menegaskan keberadaan alat proteksi kebakaran yang lengkap dan berfungsi dengan baik menjadi syarat utama, namun tidak cukup jika tidak dibarengi dengan pengetahuan dan kewaspadaan. Oleh karena itu, sosialisasi ini diharapkan dapat membentuk budaya sadar keamanan yang tertanam kuat di setiap tempat usaha, sehingga risiko terjadinya kebakaran dapat ditekan serendah mungkin.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebatas pertemuan hari ini. Mari kita jadikan pencegahan kebakaran sebagai bagian dari operasional sehari-hari. Dengan kesiapsiagaan yang baik dan kesadaran yang tinggi, kita mampu mencegah kebakaran sebelum terjadi, sehingga lingkungan usaha di Bukittinggi tetap aman, nyaman, dan berkembang dengan baik,” pungkasnya.

  • Wartawan:
    Jonni
    No KTA 12.4/DGR/XI/2025
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *