
AGAM – Jumat, 17 Juli 2026 – Komandan Kodim 0304/Agam Letkol Inf. Viko Hendrika Sandro, S.I.P., M.Si., mewakili Panglima Daerah Militer XX/Tuanku Imam Bonjol menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung, Penanaman Benih Kedelai, dan Bakti Kesehatan Gabungan TNI yang diselenggarakan secara video conference bersama Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto. Kegiatan berpusat di Jorong Padang Mardani, Kanagarian Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam.
Di lokasi kegiatan, rangkaian acara dipimpin langsung oleh Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) II, Laksda TNI Sarimpunan Tanjung. Langkah ini menjadi bukti nyata dukungan penuh seluruh matra TNI terhadap program ketahanan pangan nasional yang menjadi prioritas utama pemerintahan saat ini.
Hadir turut menyaksikan jalannya kegiatan unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Barat dan Kabupaten Agam, jajaran pejabat TNI dan Polri, perwakilan instansi pemerintah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta para pemangku kepentingan di sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.
Sebelum mengikuti sesi video conference bersama Presiden, rombongan terlebih dahulu meninjau pelaksanaan bakti kesehatan yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kodaeral II bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Agam. Selanjutnya, rombongan menuju lokasi lahan pertanian dan disambut meriah dengan pertunjukan Tari Silat Galombang yang diiringi alunan musik tradisional Tambua Tansa khas Minangkabau.
Dalam sambutannya, Laksda TNI Sarimpunan Tanjung menyampaikan bahwa pengembangan ketahanan pangan merupakan bagian dari pembinaan potensi maritim TNI AL dalam mendukung upaya pemerintah meningkatkan ketersediaan pangan nasional serta memperkokoh kemandirian pangan di wilayah binaan Kodaeral II. “Melalui kegiatan ini, TNI hadir membantu masyarakat lewat bakti kesehatan, pembinaan teritorial, dan pengembangan pertanian demi meningkatkan kesejahteraan warga serta mendukung swasembada pangan nasional,” tegasnya.
Tokoh Adat Manggopoh Edi Busti menyampaikan apresiasi mendalam atas terpilihnya Nagari Manggopoh sebagai lokasi pengembangan kedelai nasional. Ia menegaskan lahan ulayat seluas sekitar 400 hektare di wilayah tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan pertanian yang produktif dan menguntungkan petani. Sementara Dinas Pertanian Kabupaten Agam menilai momen ini menjadi pendorong kebangkitan budidaya kedelai di daerah yang selama ini memiliki nilai ekonomi tinggi dan strategis bagi industri pangan.



dirgantaraku.com | jamgadangnews.com | bukittinggi.top | redakta.xyz | sentral.cfd | bukittinggiku.my.id
Tidak ada komentar