
Bukittinggi, 30 Mei 2026 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bukittinggi kembali mengukuhkan semangat berbagi dan kepedulian di momen Hari Raya Iduladha. Tahun ini, lembaga pemasyarakatan tersebut sukses melaksanakan rangkaian kegiatan penyembelihan hingga pendistribusian hewan qurban yang berjalan lancar dan penuh makna, berkat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat, mitra kerja, serta donatur yang peduli.
Secara keseluruhan, Lapas Kelas IIA Bukittinggi berhasil menghimpun sebanyak 6 ekor hewan qurban, yang terdiri dari 1 ekor sapi dan 5 ekor kambing. Penyembelihan dimulai pada Rabu, 27 Mei 2026, dengan pemotongan sapi yang merupakan sumbangan dari PT. Fajar Basti. Selanjutnya, penyembelihan lima ekor kambing dilakukan bersamaan, di mana tiga ekor berasal dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), satu ekor sumbangan pribadi dari seorang pengacara, dan satu ekor lagi diserahkan oleh vendor bahan makanan (bama). Nama-nama donatur yang tercatat turut berkontribusi antara lain Mortianis, Riche Fermayani, Rima Herlin Ferdian, dan Rahmat Awaludin.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Bukittinggi, Nanang Rukmana, dalam keterangannya pada Sabtu (30/5) menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari upaya pembinaan karakter. “Kegiatan qurban ini adalah wujud nyata dari kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi yang sejalan dengan nilai-nilai pembinaan yang kami terapkan. Semoga daging yang disalurkan membawa manfaat dan kebahagiaan, serta menjadi amal ibadah yang bernilai di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya dengan penuh harap.
Tak hanya mengandalkan swadaya dan sumbangan masyarakat, Lapas Kelas IIA Bukittinggi juga mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Bukittinggi. Pada Jumat, 29 Mei 2026, Pemerintah Kota melalui perangkat daerah terkait menyalurkan bantuan tambahan berupa daging qurban sebanyak 100 kilogram. Bantuan ini menjadi tambahan yang sangat berarti untuk memastikan kebutuhan gizi dan kebahagiaan seluruh warga binaan dapat terpenuhi dengan lebih baik.
Proses pendistribusian daging qurban dilakukan secara bertahap pada hari Rabu dan Jumat, dengan skala prioritas yang telah ditetapkan secara jelas. Sebagian besar daging hasil penyembelihan dan bantuan pemerintah disalurkan langsung untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Selain itu, sebagian kecil daging juga disisihkan dan dibagikan kepada keluarga warga binaan yang berkunjung, sebagai wujud kebersamaan yang menyatukan harapan baik bagi mereka yang sedang menjalani masa pembinaan.
Di akhir kegiatan, Nanang Rukmana kembali menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh panitia, petugas, Pemerintah Kota Bukittinggi, serta semua pihak yang telah berpartisipasi. Ia berharap, sinergi dan kepedulian yang terjalin tahun ini dapat terus ditingkatkan di masa mendatang, sehingga nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan senantiasa terjaga di lingkungan Lapas Kelas IIA Bukittinggi.


dirgantaraku.com | jamgadangnews.com | bukittinggi.top | redakta.xyz | sentral.cfd | bukittinggiku.my.id
Tidak ada komentar