Sebanyak 19 Santri TPQ Al Huda Resmi Khatam Al-Qur’an, RW 02: Lahirkan Generasi Kitabullah Sebagai Benteng Peradaban

2 menit membaca

BUKITTINGGI – Suasana penuh haru dan syukur menyelimuti Masjid Nurul Wathan, RW 02 Kelurahan Kubu Gulai Bancah, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Minggu (5/7/2026). Sebanyak 19 orang santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Al Huda merayakan momen bersejarah pelaksanaan Khatam Al-Qur’an ke-XXX. Perayaan istimewa ini menjadi bukti keseriusan generasi muda di wilayah tersebut dalam mendalami ajaran agama sejak usia dini.

Dari jumlah keseluruhan santri yang dinyatakan tuntas membaca Al-Qur’an, terdiri atas 9 orang santri putra dan 10 orang santri putri. Keberhasilan ini diraih melalui proses belajar yang tekun, disiplin, serta bimbingan yang terus diberikan oleh para pendidik selama ini.

Rangkaian perayaan dimulai dengan kemeriahan arak-arakan pawai keliling lingkungan. Pawai yang diikuti para santri dan warga berangkat dari Jalan By Pass, menuju Jalan Kusuma Bhakti (jalan lama), berlanjut ke Surau Gadang, kembali melewati Jalan By Pass, hingga berakhir lagi di Masjid Nurul Wathan. Prosesi ini dilepas secara resmi oleh Dt. Mantari Basa, didampingi Lurah Kubu Gulai Bancah Indra Sukma, S.H., Ketua RW 02 Efdison, serta dihadiri Ninik Mamak, Bundo Kanduang, dan tokoh masyarakat setempat.

Ketua RW 02 Kelurahan Kubu Gulai Bancah, Efdison, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas terselenggaranya acara dengan lancar dan khidmat. “Alhamdulillah, perayaan Alek Nagari Khatam Al-Qur’an ke-XXX TPQ Al Huda ini dapat berjalan dengan baik. Keberhasilan ini berkat kerja sama dan gotong royong seluruh perangkat lingkungan serta dukungan masyarakat yang bahu-membahu menyukseskan kegiatan ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Efdison menyampaikan harapan besar bagi masa depan para santri. “Kita berharap anak-anak yang hari ini tuntas membaca Al-Qur’an, senantiasa terus menjaga hafalan, memperdalam, serta menghayati setiap makna yang terkandung di dalamnya. Kegiatan seperti ini kita gelar dengan tujuan mulia, yaitu menciptakan generasi muda yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegasnya.

Edison menambahkan pentingnya bekal agama bagi anak di tengah arus zaman. “Kami ingin melahirkan Generasi Kitabullah yang tangguh, menjadi filter yang kuat untuk membentengi diri dari dampak perkembangan zaman dan kemajuan teknologi. Semoga mereka tumbuh menjadi pribadi yang cerdas sekaligus berakhlak mulia,” imbuhnya.

Di akhir pernyataannya, Efdison juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru TPQ Al Huda. “Terima kasih kami ucapkan atas dedikasi Bapak dan Ibu guru yang telah membimbing anak-anak kita hingga hafal Al-Qur’an. Semoga ke depannya semakin banyak lagi putra-putri daerah yang mau belajar dan mendalami kitab suci di tempat ini,” pungkasnya.

  • Wartawan:
    Jonni
    No KTA 12.4/DGR/XI/2025
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *